Lensa Darbi
Showing posts with label Kisah Sedih. Show all posts
Showing posts with label Kisah Sedih. Show all posts

Saturday, June 20, 2009

Wisuda Darbi Tahun Ini...

SDIT Darul Abidin- Depok

Tepat pada sabtu 20 Juni 2009, siswa kelas 6 SDIT Darul Abidin akan melaksanakan kegiatan terakhir mereka di Sekolah Dasar (SD). Bak pangeran dan ratu mereka menjadi sohibul hajat dalam acara tersebut, banyak guru, orang tua, adik kelas, staff dan karyawan memberikan semangat kepada mereka yang telah berhasil lulus Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN).

Dalam acara ini, pembawa acara dipimpin oleh pak. Syaiful Anwar dan Bu. Nurul Badriyah, sambutan oleh kepala yayasan Darul Abidin, oleh pak. H. Indra T. Abidin, juga sambutan kepala sekolah yang diwakili oleh bu. Endang Yulasmanah, serta sambutan oleh BAPEL, dengan pak. BENI sebagai pengisi sambutan, acara dimulai dengan basmalah, dan diikuti dengan prosesi wisudawan/wisudawati memasuki Aula, menyanyikan mars Darul Abidin, hymne guru, dan hiburan dengan tari tradisional oleh tim ekskul tari siswa kelas 1 dan 2.

Prosesi wisudawati naik keatas pentas, untuk menerima medali dan sertifikat kelulusan menjadi hal yang mengharukan. Puluhan blitz kamera menjepret kewajah- wajah lugu dan indah mereka. Begitupun dengan para wisudawan, terharu dan menitikkan orang tua menyaksikan mereka, ternyata "anak saya telah dewasa" sebut orang tua murid.

Ketika wisudawan dan wisudawati ini mengeluarkan suara merdu mereka, untuk paduan suara menyanyikan lagu, lagi- lagi blitz kamera menyentuh hangat wajah mereka. Seakan belum usai pertunjukkan. Tak mau kalah, orang tua murid dan guru- gurupun menyumbangkan suara merdu mereka dengan menyanyikan lagu dari Brothers (Do'a Perpisahan).

Sebuah puisi indah karya seorang wisudawati Sofia Yumna Ariba dibacakan oleh Cut Fauziah Itqoniah. Kesan- pesanpun disampaikan oleh perwakilan dari wisudawan/ti serta orang tua murid kelas 6, kesan pesan tentang siswa- siswa yang jahil, lucu, pinter, tentang guru yang baik, cerdas, perhatian, tentang sekolah mereka yang bagus, dahsyat, dan mantap.

Sebuah do'a penutup akan keberhasilan mereka memberikan yang terbaik untuk pribadi, keluarga, dan sekolahnya (SDIT Darul Abidin).

Kini acara itu telah berakhir dengan indah, berbagai prestasi dan keberhasilan telah mereka lakukan, kini adik kelas mereka akan melanjutkan perjuangan, selamat tinggal anak- anakku, perjalanan masih panjang, maka berbekallah, karena bekal yang baik membawamu ke surga-Nya.

Wassalam
Mr

Tuesday, March 31, 2009

Indonesia Kembali Menangis

SDIT Darul Abidin - Depok
Indonesia kembali menangis setelah dihantam rentetan kecelakaan alat transportasi, negeri ini kembali dilanda masalah. Situ Gintung adalah yang paling fenomenal diakhir bulan Maret 2009 ini, selanjutnya tanah longsor di Tanah Datar, juga banjir dan longsor di Sukabumi Jawa Barat.
Semangat 100 tahun kebangkitan Indonesia seakan tak bermakna, rakyat semakin miskin dan serba sulit walaupun disaat yang bersamaan para elit parpol mengkampanyekan kesejahteraan, keadilan, deelel. Seakan sirna dihantam gelombang air bah fenomenal "Situ gintung" cerita duka era ini.
Di dalam dunia pendidikan, dengungan keras 20% anggaran pendidikan semestinya mengangkat harkat dan martabat pendidikan Indonesia, tapi nyatanya pendidikan gratis seakan hilang di telan oleh pungutan liar berupa buku, les remedial, komputer, ekskul, deelel. Membuat usang meja dan kursi pendidikan kita.
Sekolah kini seakan hanya untuk orang- orang kaya, anak- anak yang seharusnya dipelihara oleh negara adalah mereka anak- anak Indonesia juga, yang punya hak untuk meraih pendidikan yang layak sebagaimana dsiatur dsalam Undang- Undang Dasar RI (UUD RI).
Semoga Indonesia dimasa mendatang, lebih kuat, jaya dan bermartabat. Amiin.

Monday, March 30, 2009

Doa SDIT Darul Abidin untuk Korban Situ Gintung


Doa untuk Korban Situ Gintung dari DARBI
LENSADARBI- DEPOK - Ungkapan belasungkawa tak hanya datang dari Jakarta. Siswa- siswi SDIT Darul Abidin yang berada di Depok juga turut berdoa dan mengucapkan berduka cita atas musibah yang meninpa warga Cirendeu – Ciputat akibat jebolnya Situ Gintung, Tangerang, Banten.Hal itu tercermin dalam kegiatan sholat dzuhur berjamaah di Masjid Darul Abidin yang diwarnai rasa haru.

Iringan doa siswa- siswi SDIT Darul Abidin mengharapkan adanya kemudahan dan kesabaran bagi korban warga sekitar situ Gintung. Dengan tak lupa mengumpulkan infak mereka untuk korban bencana Situ Gintung, dimana pada sepekan kedepan ini mereka harus banyak belajar untuk menghadapi ujian tengah semester (UTS)Setelah acara doa selesai dimunajatkan siswa- siswi SDIT Darul Abidin mengumpulkan sebagian uang saku mereka untuk disalurkan kepada para korban bencana Situ Gintung. Berita dari televisi tentang perkembangan pencarian korban di sekitar Situ Gintung Ratusan orang meninggal Ratusan lainnya masih hilang, ribuan jiwa mengungsi, dan puluhan rumah luluh lantak disapu gelombang air yang sangat besar .

Indonesia tertegun dan menyatakan keprihatinannya. Pejabat SDIT Darul Abidin dalam kesempatan dzuhur bersama mengajak siswa – siswinya untuk mendoakan para korban yang tertimpa musibah. "Mari kita tundukkan kepala, mendoakan saudara kita yang tertimpa musibah agar lekas diberikan kemudahan dan ketabahan hati dan yang meninggal diberikan tempat yang layak disisinya serta diampuni segala dosanya. Amiin. ," demikian ujarnya (30/3/2009).

Situ gintung sendiri bukan nama yang asing untuk SDIT Darul Abidin, karena pada tahun lalu siswa- siswi SDIT Darul Abidin, khususnya siswa- siswi kelas 1 dan 2 melaksanakan PERCIK/ Perkemahan Cikal Mula Darul Abidin sekarang (PERSIDA/ Perkemahan Siaga Darul Abidin).

Semoga tsunami kecil (peringatan dari Allah yang Maha Besar) ini dapat menjadi berkah, petunjuk dan manfaat untuk kita semua. Amiin (mr)

Friday, January 23, 2009

Langit Mendung di Darul Abidin

Innalillahi Wa Inna Ilaihi Roji’un…Keluarga Besar SDIT dan Komite Sekolah Dasar Islam Terpadu Darul Abidin Turut berduka cita atas meninggalnya Ibunda Rita (orang tua dari ananda Adrian A. Naufal siswa kelas 5 Madinah).

Semoga Ibunda diterima amal ibadahnya oleh Allah swt, dan diampuni segala kesalahan dan kealpaannya & Adrian sekeluarga diberi kesabaran, ketabahan serta selalu mendoakan ibunda tercinta mendapatkan kebahagiaan diakhirat kelak . Amin…

Seluruh siswa- siswi SDIT Darul Abidin, sehabis menggalang infak juga turut mengadakan sholat ghoib untuk kebaikan Almarhumah, semoga doa tulus siswa- siswi SDIT dan juga para guru SDIT Darul Abidin dikabulkan oleh Allah SWT. Amin.

Salam hangat kami semua kepada sahabat kami Adrian & Papa

Kelauarga Besar SDIT & Komite Sekolah Dasar Islam Terpadu Darul Abidin