Lensa Darbi
Showing posts with label Artikel Lepas. Show all posts
Showing posts with label Artikel Lepas. Show all posts

Monday, October 03, 2011

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Prestasi Belajar Anak

Prestasi belajar di sekolah sangat dipengaruhi oleh kemampuan umum kita yang diukur oleh IQ, IQ yang tinggi meramalkan sukses terhadap prestasi belajar. Namun IQ yang tinggi ternyata tidak menjamin sukses di masyarakat
Dalam rangka Seminar Sehari tentang Faktor-faktor yang mempengaruhi Prestasi Belajar Anak dan Kurikulum Berbasis Komputensi di Sekolah Dasar

Monday, August 08, 2011

Meraih Berkah Ramadhan


Para salaf, pendahulu umat ini sangat memahami betapa berartinya Ramadhan. Segala kebaikan, keutamaan serta berkah berkumpul di dalamnya. Sehingga mereka yang tahu sifat dan keutamaan Ramadhan akan bersiap menyambut dengan berbagai amal kebajikan, agar memperoleh keberuntungan yang besar. Dan mereka tak akan berpisah dengan Ramadhan, kecuali ia telah menyucikan ruh dan jiwanya.

Thursday, June 16, 2011

Gerhana Bulan, Mitos atau Tanda???

Salam pembaca budiman....
Tadi Malam, fenomena gerhana bulan kembali hadir dalam perjalanan alam semesta kita. Fenomena gerhana bulan ini adalah sebagian tanda bukti ke-Maha Besaran dan ke-Agungan Allah SWT kepada kita ummatnya. Bagi orang Arab Quraisy, gerhana bulan dikaitkan dengan kejadian-kejadian tertentu, seperti adanya kematian atau kelahiran, dan kepercayaan ini dipercaya secara turun temurun sehingga menjadi keyakinan umum masyarakat.

Di zaman Rasulullah, misalnya, pernah terjadi gerhana matahari yang bersamaan dengan kematian putra Rasul SAW yang bernama Ibrahim. Orang-orang pada saat itu menganggap terjadinya gerhana karena kematian putra Nabi tersebut.

Pemahaman yang salah ini diluruskan oleh Rasulullah. Dalam Islam, gerhana bulan adalah bentuk keagungan Allah sebagai Maha Pencipta. Sebagaimana sabda Rasullah SAW dalam Hadits Riwayat Bukhari Nomor 1.044, “Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah. Gerhana ini tidak terjadi karena kematian seseorang atau lahirnya seseorang. Jika melihat gerhana tersebut, maka berdo’alah kepada Allah, bertakbirlah, kerjakanlah shalat dan bersedekahlah.”

Tuesday, March 29, 2011

Tentang Nasyid

Nasyid
Nasyid merupakan sebuah aplikasi seni yang mengandung nilai lebih daripada seni musik biasa, karena nasyid membawa dakwah islam. Untuk alirannya sendiri, nasyid berkembang seiring dengan perkembangan warna musik ditempat dimana nasyid itu berada.

Sehingga, warna aliran dalam nasyid saat ini berbagai macam. Mulai dari yang murni "acappella" hingga "Full Instrument".  Namun, ada beberapa komunitas yang tidak memilih untuk menggunakan alat musik modern, dikarenakan banyak ulama Islam yang melarang penggunaan alat musik kecuali Perkusi.

Monday, March 07, 2011

Hadirkan Pepohonan di Lingkungan Sekolah

Tumbuhan dan pepohonan memiliki berbagai manfaat yang sangat luar biasa, dan telah diakui oleh berbagai ilmu pengetahuan apapun.

1. Penurun Suhu
Hampir semua pohon merupakan penyuka sinar matahari. Sementara, di wilayah tropis ini, sinar matahari yang berlimpah terkadang mengganggu kenyamanan karena dapat meningkatkan suhu udara dalam sekolah. Pohon merupakan solusi yang paling ramah lingkungan. Tanam pohon, terutama pohon perindang di sekitar sekolah dan suhu udarapun akan menjadi lebih sejuk.

Tuesday, October 27, 2009

Manfaat Sarapan Pagi Bagi Kesehatan ...

SDIT Darul Abidin - Depok

Menu sarapan pagi yang sehat dapat membantu kita menurunkan berat badan, risiko diabetes, penyakit jantung, dan stroke. Menu sehat tersebut antara lain adalah sereal tinggi serat, buah-buahan dan susu tanpa lemak.



Sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang yang sarapan pagi mempunyai tubuh yang lebih langsing dibandingkan mereka yang tidak sarapan pagi. Sebuah laporan yang dimuat di HarvardMen’s Health Watch edisi Februari menyatakan bahwa akibat tidak sarapan berkaitan dengan peningkatan risiko obesitas sebesar empat kali lipat.

Wednesday, August 12, 2009

Biasakan Anak Puasa Sejak Dini Agar Cerdas

Medan (ANTARA News) - Membiasakan berpuasa sejak dini kepada anak-anak mempengaruhi tingkat kecerdasan, ungkap Dekan Fakultas Psikologi Universitas Medan Area (UMA) Irna Minauli di Medan, Selasa.

Ketika berpuasa, anak diuji bersabar menunggu saat makan dan minum yang diperbolehkan sehingga berpuasa menjadi ajang latihan bagi anak untuk menahan emosi, katanya.
Akibatnya kecerdasan emosional anak meningkat dan mempengaruhi kemampuan anak dalam berinteraksi dengan lingkungan sosial secara baik.

Ia mengungkapkan, berdasarkan satu penelitian psikolog asal Amerika Daniel Golemen, terdapat perbedaan perkembangan psikologis pada anak yang sabar menunggu dengan anak yang tidak sabar.

Oleh karena itu, perlu untuk membiasakan anak berpuasa sejak dini supaya anak memiliki tingkat emosional yang baik sehingga kecerdasaan emosionalnya terus terasah.
Lebih dari itu ternyata puasa juga mampu meningkatkan kecerdasan spritual anak sehingga kebiasaan itu menjadikan anak sebagai individu yang ramah dan taat pada ajaran agama.
"Untuk memacu semangat anak berpuasa, orang tua juga harus menjadi contoh mampu menjalankan ibadah puasa dengan baik," demikian Irna. (*)
sumber dari: Antara News COPYRIGHT © 2009

Thursday, May 07, 2009

Memasak Ajarkan Si Kecil Belajar Banyak Hal


Ibu, jangan jengkel ketika anak anda ingin ikut terlibat di dapur atau saat anak tiba-tiba memberikan kritikan tentang masakan yang anda buat. Kegiatan memasak bisa menjadi sesuatu yang menarik bagi anak. Lebih dari itu jika ibu cermat dengan memasak bersama, anak dapat mengenal berbagai macam sayuran, buah, bumbu masak berikut manfaatnya.Esther Boylan Wolfson, praktisi tumbuh kembang anak usia dini mengatakan masak bersama anak sangat menyenangkan meski Esther pun mengakui anak-anak pasti akan membuat suasana menjadi kacau dan dapur berantakan.


Waktu memasak akan lebih lama apalagi ketika anak mulai mengacau resep. Namun jika ibu perhatikan seksama semua hal kekacauan yang mungkin, tergantikan dengan banyak hal yang bisa dipelajari anak dari memasak.Kegiatan memasak senang dilakukan anak usia dua tahun ke atas. Meski bentuk keterlibatan dan pembelajaran akan berbeda pada anak usia dua tahun dengan yang lima tahun, namun keduanya dapat terlibat dalam proses memasak.


Sehingga memasak bersama anak akan menjadi proses belajar sekaligus waktu untuk bersenang-senang.Banyak cara yang dapat dilakukan agar hidangan makan malam tetap tersaji meski anda menyiapkannya bersama anak. Langkah-langkahnya antara lain:
Ajarkan anak terlebih tentang tentang resep. Katakan bahwa resep adalah petunujuk ketika memasak yang harus diikuti. Anak akan belajar bahwa Anda harus membaca petunjuk dan mengikutinya agar hasilnya masakannya enak dan menarik.


Mengajarkan matematika sederhana. Jelaskan perbandingan jumlah takaran. Mana lebih banyak, setengah cangkir tepung atau satu cangkir? Anda juga dapat mengajarkan mana yang lebih besar sendok teh atau sendok makan. Atau berapa banyak setengah cangkir untuk mendapatkan satu cangkir? Melalui cara ini Anda dapat mengembangkan kemampuan mengurutkan sesuatu dengan benar.


Ketajaman panca indera. Untuk melatih kepekaan panca indera anak gunakan bahan masakan dengan berbagai tekstur, bentuk, rasa dan aroma. Anda juga dapat menjelaskan fungsi masing-masing panca indera. Jelaskan kulit sebagai indera peraba, biarkan anak merasakan perbedaan antara beras dan kacang-kacangan. Dengan membedakan rasa garam dan gula, anda mengajarkan lidah sebagai indera perasa. Begitu juga ketika Anda membiarkan anak membaui perbedaan berbagai rempah-rempah dengan wanginya serbuk vanili.


Memperkaya kosakata. Tingkatkan kemampuan bahasa anak dengan memperkenalkan berbagai bahan makanan dan alat memasak atau apapun yang ada di dapur. Tepung, gula, dan telur mungkin sesuatu yang tidak asing dimata dan pendengaran Anda, tapi semua itu menjadi sesuatu yang baru bagi anak usia tiga tahun.


Pengembangan konsep. Tingkatkan pengetahuan anak Anda mengenai beberapa konsep. Keras dan lunak. Cair dan padat. Panas dan dingin, mentah atau matang, di luar atau di dalam mangkuk, cepat-lambat, dan lain sebagainya.


Mengajarkan anak tentang hubungan sebab-akibat. Tingkatkan kemampuan anak untuk menjawab pertanyaan seperti, "Apa yang terjadi jika air putih ditambahkan jus buah? Atau buah pisang diganti dengan strawberi?" Dengan begini anak belajar bagaimana menambahkan, mengambil atau merubah salah satu bahan akan mengubah seluruh produk.
Kerjasama. Kegiatan memasak ternyata dapat meningkatkan kemampuan anak Anda untuk dapat bekerja sama dengan teman-temannya. ini juga termasuk melatih anak untuk bersabar menunggu gilirannya dan bersenang-senang dengan aktifitasnya.


Terdengar menarik bukan? Dengan melakukan satu aktifitas Anda ternyata telah dapat mengajarkan dan meningkatkan berbagai kemampuan anak. Dengan begitu keseimbangan antara otak kanan dan kiri anak terjaga dan anak tumbuh dengan kemampuan dan kecerdasan yang beragam./cr1/itz

sumber artikel dari : Republika

Monday, March 02, 2009

Try Out Sicerdik


Sebelum Ujian, Try Out Dulu di Portal Sicerdik


Depok - Internet menjadi sarana yang bisa dijadikan siapapun dalam menyajikan informasi pada khalayak ramai. Melalui kecanggihan teknologi ini setiap orang bisa mendapatkan informasi yang diinginkannya dengan cepat tanpa terhalang ruang dan waktu. Begitu pula di dunia pendidikan. Portal informasi khusus kegiatan belajar mengajar di dunia maya bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan tanah air. Hal inilah yang coba dilakukan PT. Sarana Insan MudaSelaras (PT. SIMS) dengan menyediakan portal informasi interaktif dan edukatif yang diberi nama Sicerdik (Situs Cerdas dan Mendidik) dengan alamat akses di http://www.sicerdik.com.portal/ Sicerdik mengusung konsep cyber school, yang memungkinkan setiap penggunanya mendapatkan akses informasi pendidikan, baik yang berbentuk sebagai materi ajar maupun soal-soal latihan.


Portal ini juga dibuat sebagai media pembelajaran yang cerdas dan mendidik bagi para siswa dan guru yang akan memberikan layanan ilmu pendidikan terkini dan selalu disesuaikan dengan kurikulum terbaru. Para siswa, diklaim tidak saja akan mampu menjawab berbagai soal, namun juga akan memahami setiap bentuk soal dan cara-cara menjawab dengan runtut. Try Out OnlineDalam rangka UAN untuk SMP dan SMA, tim pengelola Sicerdik yang telah mengembangkan materi konsep pendidikan online sejak awal tahun 2007 lalu akan mengadakan program Try Out Online.Kegiatan Try Out Online ini dimulai sejak awal April 2008 lalu, dan berlangsung hingga hari H pelaksanaan UAN SMP dan SMA.


Selama kegiatan ini, pengelola akan menyediakan materi-materi berupa uji coba ujian soal-soal UAN yang dapat diakses secara Online, dan dengan sistem yang sudah ada, akan segera diperoleh hasil latihan ujian online ini secara langsung.Untuk mengerjakan ujian ini para siswa pengguna hanya perlu melakukan registrasi langsung dan mendaftarkan sebagai member dengan status sebagai siswa.Materi soal-soal ujian akan selalu direvisi dengan materi yang baru yang dikelola oleh tim pengembang Sicerdik yang terdiri dari guru-guru dan aktifis yang peduli dengan pendidikan dan pengembangan pendidikan khususnya secara online.


Dengan Try Out Online diharapkan akan dapat meningkatkan uji kemampuan hasil belajar dalam persiapan UAN, karena akan membantu siswa pemakai untuk menambah wawasan mengenai proses belajar dan ujian yang bisa memanfaatkan media pembelajaran melalui Internet (e-Learning)Portal Sicerdik juga dapat dimanfaatkan oleh komunitas Guru, karena bagi para guru yang terlibat didalamnya akan dapat membatu proses pembelajaran dengan pemanfaat teknologi informasi. Para Guru bisa saling bertukar materi ujian serta memudahkan dalam pemantauan hasil ujian try out yang dilakukan siswanya secara online. ( ash / man )

Wednesday, December 03, 2008

Cinta yang Tak Rumit dari Faiz

Lensadarbi- Depok

Apa yang menyebabkan kita menyapa atau tidak menyapa, saat bertemu seseorang? Kebanyakan kita menyapa karena kita mengenal atau minimal mengetahui seseorang itu. Bisa juga karena kita menyukai atau menghormati orang tersebut, karena memang kebiasaan, atau punya keperluan. Mungkin juga sekadar basa basi. Apa pun itu, saya belajar banyak soal ini dari seorang anak kecil yang berbeda umur 26 tahun dari saya. Setiap hari saat berjalan kaki menuju sekolahnya yang tak begitu jauh dari rumah, Faiz akan melewati deretan panjang rumah yang ada di sekitar kami. Empat tahun yang lalu, ketika Faiz masih TK, saya takjub menyaksikan bagaimana cara ia menyapa! Semua tetangga yang kebetulan dilewati atau ditemuinya di jalan, tak akan luput dari teguran ramah disertai senyum lebar Faiz.

"Selamat pagi, Pak, selamat pagi, Bu…."
"Assalaamu'alaikum…."
"Mari Oma, mari Opa…"
"Dari mana, Tante?"
"Wah hari ini Kakak berseri sekali!"
"Mau kuliah, Bang?"
"Eh, ketemu adik cakep. Mau kemana pagi-pagi sudah rapi?"

Dan seterusnya….

Saat ia duduk di kelas II SD , saya pernah bertanya pada Faiz,

"Mas Faiz,apa kamu tak lelah menyapa begitu banyak orang setiap pagi?" Faiz tertawa.

"Tidaklah, Bunda. Aku senang karena senyum dan sapaku mungkin bukan mengawali pagiku saja. Tapi mengawali pagi orang lain. Lagipula senyum itu kan sedekah, Bunda."

Saya nyengir. Pernyataan yang unik dari anak yang waktu itu belum berumur delapan tahun.

"Subhanallah. Kalau dihitung dengan uang, sedekahmu mungkin sudah milyaran," ujar saya sambil mencium pipi Faiz yang memerah.

Setiap kali hadir pada arisan yang diadakan ibu-ibu sekitar rumah, mereka kerap membicarakan Faiz.

"Waduh, Faiz itu ramah sekali ya, Bu. Kalau bertemu saya selalu menegur lebih dulu, senyumnya manis sekali."

"Kok bisa seperti itu sih, Bu? Bagaimana mendidiknya?"

Saya tersenyum. Bagaimana mengatakannya? Sesungguhnya saya tak pernah mendidik Faiz secara khusus untuk menyapa dan tersenyum. Sayalah yang banyak belajar dari Faiz!

Terbayang lagi berbagai peristiwa yang terjadi sejak Faiz mulai duduk di bangku SD. Ketika ia ada di teras rumah, semua pengemis yang lewat selalu dipanggilnya, diajak makan dan minum.

"Hari ini di rumah masak sop dan perkedel."

Atau "Bapak mau bawa kopi untuk di jalan biar tidak mengantuk? Mau teh manis dingin?" Ia akan berlari ke kamar, mengambil celengan dan mengeluarkan lembaran kertas dari sana untuk diberikan pada mereka.

Belum lagi, semua tukang jualan, tukang sol sepatu, yang lewat pun disuruh mampir. Ada saja yang ditawarkannya.

"Istirahat dulu di sini, Pak. Kan capek. Hari panas sekali. Sini, makan kue dan minum dulu. Atau mau makan nasi?" Selain itu ia pun akan bisik-bisik pada anggota keluarga lainnya untuk membeli sesuatu dari tukang jualan itu, meski kami tak terlalu membutuhkannya.

"Apa salahnya sih menolong orang?" ujarnya.

Maka di rumah mungil yang kami tempati, tak pernah ada hari di mana kami memasak sekadar pas untuk keluarga. Selalu ada tamu-tamu istimewa yang entah siapa. Faiz mengundang mereka secara tak terduga.

"Ikhlas yaaa, Bunda…," katanya sambil tersenyum manis.

Lalu apakah ada lagi yang bisa saya ucapkan, meski dengan terbata? Saya hanya mampu memeluk Faiz kuat-kuat.

Oleh: Helvy Tiana Rosa
dari email kawan :

Friday, August 29, 2008

Sambut Ramadhan Dengan Ceria...


Umat Islam di seluruh pelosok dunia pada saat ini menyambut dengan penuh riang gembira akan kedatangan bulan suci Ramadhan yang bakal tiba sdalam hitungan hari, tidak terkecuali juga kami siswa- siswi SDIT Darul Abidin. Kami telah menyiapkan berbagai kegiatan untuk memperkaya kegiatan ibadah siswa- siswi dan guru dengan berbagai kegiatan, diantaranya Tarhib Ramadhan dimulai dengan Karnaval Ceria Sambut Ramadhan, Kajian Tarhib Ramadhan bersama Ust. Hilman Rosyad Syihab (Dewan Penasehat Daarut Tauhid). Lomba menggambar dan mewarnai, lomba cerdas cermat, lomba kultum, lomba adzan, lomba menghafal qur'an, dan kegiatan lainnya.





Bulan Ramadhan telah di gelar oleh Allah sebagai bulan yang sangat mulia,bulan yang penuh dengan rahmat, pengampunan, hidayah, kebaikan bahkan syafaat bagi umat islam. Abu Said Al-Khudri r.a. meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Barang siapa yang berpuasa pada bulan Ramadhan dan mengetahui batas-batasnya , dan menjaga diri dari segala apa yang patut di jaga , di hapuskanlah dosa - dosanya yang telah lalu."





Di dalam hadist yang lain Rasulullah SAW menegaskan : " Puasa dan Al - Qur'an itu memintakan syafaat bagi seorang hamba pada hari kiamat. Puasa berkata : Ya Tuhanku, Aku mencegahnya makan dan syahwat, maka berilah dia syafaat karena puasanya. Al Qur'an berkata : Aku mencegahnya tidur pada malam hari , maka berikanlah dia syafaat karenanya. Beliau bersabda : Lali keduanya ( yakni puasa dan Al - Qur'an ) memintakan syafaat ( HR. Ahmad.)



Rasulullah SAW telah menggambarkan bulan Ramadhan sebagai tamu agung yang harus di muliakan kedatangannya oleh kita semua. Kedatangan tamu agung itu merupakan kebahagiaan tersendiri bagi umat islam. Karena begitu agungnya derajat bulan Ramadhan sehingga Rasulullah mengatakan : " Sekiranya umat ku mengetahui tentang keagungan Ramadhan , pasti mereka mengharapkan agar setahun itu seluruhnya menjadi Ramadhan".



Disamping itu , Rasulullah menggambarkan Ramadhan sebagai bulan agung yang penuh dengan berkah , bulan dimana turunnya Lailatul Qadar, bulan dimana puasa diwajibkan , bulan dimana shalat taraweh disunnahkan, ibadah sunnah di bulan itu ,pahalanya seperti melakukan ibadah wajib. Dan siapa yang melakukan ibadah wajib , maka pahalanya di gandakan 70 kali ganda. Ibadah puasa di bulan Ramadhan merupakan ibadah yang sangat luar biasa nilainya jika di bandingkan dengan ibadah - ibadah lainnya.Hal ini di tegaskan Nabi SAW :"Semua amal kebaikan anak Adam mendapatkan pahala berlipat ganda. Setiap satu kebaikan pahalanya sepuluh kali ganda hingga 700 kali ganda, kecuali puasa.



Sesungguhnya puasa itu untukku, dan Aku sendiri yang akan membalasnya, karena dia telah meninggalkan nafsu syahwat dan makannya semata -mata hanya untuk - Ku".(HR.Muslim). Hadist di atas menjelaskan bahwa setiap satu kebaikan yang kita kerjakan akan di balas oleh Allah 10 kali hingga 700 kali ganda, kecuali Puasa . Untuk ibadah puasa Allah akan memberikan balasan dengan balasan yang lebih khusus dan istimewa.



Oleh sebab itu , marilah kita sambut kedatangan bulan suci ini dengan wajah yang ceria, hati yang ikhlas, iman yang mantap, dan penuh dengan keridhaan Allah SWT. Nabi berpesan:"Barang siapa senang dengan datangnya bulan Ramadhan , Allah akan haramkan jasadnya masuk neraka". Amien......

Tuesday, August 26, 2008

MENGENALI ANAK YANG CERDAS




Mengenali anak cerdas bisa dilakukan dengan cukup mudah. Anak itu:
* Berkembang sesuai dengan usianya.
* Punya rasa ingin tahu yang besar dan dorongan bereksplorasi terhadap lingkungan sekelilingnya.
* Banyak bertanya untuk mengetahui sesuatu yang baru dan ini dilakukannya terus-menerus.
* Dapat menyelesaikan tugas dengan penuh konsentrasi.
* Mudah menangkap instruksi yang diberikan.
* Adanya kesadaran yang tinggi untuk menemukan atau mencari sesuatu.
Dedeh Kurniasih.

Monday, August 25, 2008

MASALAH PALESTINA




Deklarasi Jakarta untuk Pembebasan Al-Aqsha
Kami, peserta Konferensi Internasional Al-Aqsha 'Aksi Nyata Mengembalikan Masjid Al-Aqsha ke Pangkuan Muslimin', dengan memohon pertolongan dan kekuatan Allah SWT menyampaikanDeklarasi Jakarta untuk Pembebasan Al-Aqsha , sebagai berikut:




1. Mendukung seluruh isi Deklarasi Istanbul 2007, serta bertekad dengan mengharapkan ridho Allah untuk terus menjaga komitmen dan berjuang membebaskan Al-Aqsha dan mengembalikan Al-Aqsha ke pangkuan Muslimin.


2. Menyeru segenap pemimpin Negara-negara Islam dan Organisasi Islam Dunia, serta tokoh dan cendikiawan Muslim di dunia agar mendesak Israel untuk menghentikan usaha penggalian terowongan di bawah Masjid Al-Aqsha, serta mengembalikan otoritas Masjid Al-Aqsha ke pangkuan kaumMuslimin.


3. Menyeru semua pimpinan Dunia Islam agar menekan Zionis Yahudi untuk menghentikan aneksasi wilayah-wilayah pemukiman Muslimin Palestina, serta upaya jahat Israel untuk menodai kesucian dan merusak bangunan Masjid Al-Aqsha.


4. Mengajak segenap umat Islam di dunia untuk bangkit dan shalat berjama’ah menyatukan langkah dengan segenap dana, jiwa dan seluruh kekuatan untuk membebaskan Al-Aqsha di bawah pimpinan seorang khalifah.


5. Mendukung dialog antar pihak-pihak Muslim yang masih berbeda pendapat, dalam memperjuangkan hak sipil dan kepimpinanan wilayah Palestina.


6. Menyepakati terbentuknya working group yang terdiri dari tokoh ulama, cendikiawan, dan perwakilan Muslimin, yang berkedudukan di Jakarta. Working Group tersebut akan bertugas:


a. Mensosialisasikan atau menyadarkan kaum Muslimin untuk membela dan membebaskan Al-Aqsha dari cengkraman zionis Israel.


b. Mobilisasi seluruh dana dan kekuatan Muslimin sedunia untuk pembebasan Al-Aqsha.


c. Membuat roadmap pembebasan Al-Aqsha.


d. Membangun jaringan kerjasama (net working) antarsegenap Muslimin sedunia.


e. Melakukan usaha-usaha pemberdayaan Muslimin Palestina, meliputi pendidikan, keterampilan, dan usaha-usaha lainnya untuk meningkatkan kesejahteraan Muslimin Palestina.


f. Memfasilitasi pembentukan kelompok kerja serupa di negara-negara berpenduduk Islam di dunia.




Konferensi Internasional Al-Aqsha diselenggarakan di Jakarta tanggal 20 Sya’ban 1429 H atau 21 Agustus 2008 M, dihadiri lebih dari dua ratus tokoh mewakili para ulama, pemuka organisasi Islam, cendekiawan, para pimpinan politik, dan jurnalis, baik nasional maupun internasional.Ali Farkhan TsaniAl-Aqsha International Conference General SecretaryMa'had Al-Fatah Al-Islamy Bogor 16820




Bangga Berprestasi Dunia

Assalamualaikum Cu Negara kita baru saja memperingati hari kemerdekaan ke 63, Cu. Berbagai acara 17-an digelar, termasuk juga pastinya di lingkungan tempat tinggal kalian. Ada yang bikin perlombaan balap karung, futsal, makan kerupuk, menghias sepeda, lari kelereng dan masih banyak lagi. Wah kalian, ikut lomba apa saja Cu? Seru sekali ya bisa ikut serta memeriahkan 17-an bersama teman-teman, apalagi biasanya dibuat pula panggung hiburan.

Nah kalian juga dapat mengisi salah satu acara dengan kegiatan seni dan budaya, misalnya menyanyi, baca puisi, menari tradisional dan lainnya. O ya Cu, bertepatan dengan peringatan kemerdekaan, bangsa kita mendapat hadiah istimewa lho. Dua kakak kalian, Markis Kido dan Hendra Setiawan, berhasil meraih medali emas saat bertanding bulutangkis ganda putra di Olimpiade Beijing, Cina. Begitu pula kak Nova Widiyanto dan Lilyana merebut medali perak, juga kak Maria Kristin, yang bermain di tunggal putri, ikut menyumbangkan medali perunggu bagi tim Indonesia. Sebelumnya kak Eko Yuli Irawan dan Triyatno dari cabang angkat besi, meraih medali perunggu. Seperti dikatakan kak Markis Kido, medali emas itu dia persembahkan bagi bangsa dan negara yang sedang berulang tahun yang ke-63.


Prestasi ini tentu disambut gembira di Tanah Air, karena Indonesia dapat mempertahankan medali emas di pesta olahraga dunia. Jangan dilupakan juga Cu, di bidang pendidikan, kakak-kakak kalian yang lain juga sempat menorehkan prestasi membanggakan. Tim olimpiade Fisika dan Kimia kita mencapai hasil tertinggi, berupa medali emas. Dari sederet keberhasilan tersebut, kita patut bersyukur karena nama Indonesia menjadi harum di dunia internasional.

Ini artinya, bangsa kita sebenarnya juga bisa bersaing di tingkat internasional, bahkan menuai prestasi yang baik. Sudah tentu, untuk mencapai hasil tersebut, dibutuhkan upaya yang sungguh-sungguh Cu. Kita harus bekerja keras, tekun belajar dan rajin beribadah agar memiliki kemampuan dan mental yang teruji. Nah itu semua dimulai sedari dini. Bila punya cita-cita ingin menjadi atlet, dokter, pilot, seniman, insinyur atau yang lain, hendaknya perlu digapai dengan tekad serta kemauan kuat. Kalau sudah punya tekad mantap, kita pun menjadi lebih bersemangat. Dengan berhasil di bidang yang dijalani, orangtua kalian tentu akan bangga.

Tak hanya itu, bila mampu seperti kakak-kakak tadi yang sudah mengukir prestasi dunia, maka masyarakat ikut merasa senang dan bahagia karena kemerdekaan bangsa bisa diisi dengan gemilang.

Friday, February 08, 2008

Maafkanlah.. .

Suatu ketika, ada seorang guru yang meminta murid-muridnya untuk membawa satu kantung plastik bening ke sekolah. Lalu, ia meminta setiap anak untuk memasukkan beberapa kentang di dalamnya. Setiap anak,diminta untuk memasukkan sebuah kentang, untuk setiap orang yang tak mau mereka maafkan.

Mereka diminta untuk menuliskan nama orang itu, dan mencantumkan tanggal di dalamnya. Ada beberapa anak yang memiliki kantung yang ringan, walau banyak juga yang memiliki plastik kelebihan beban.

Mereka diminta untuk membawa kantung bening itu siang dan malam. Kemana saja, harus mereka bawa, selama satu minggu penuh. Kantungitu, harus ada di sisi mereka kala tidur, di letakkan di meja saat belajar dan ditenteng saat berjalan.

Lama-kelamaan kondisi kentang itu makin tak menentu. Banyak dari kentang itu yang membusuk dan mengeluarkan bau yang tak sedap. Hampir semua anak mengeluh dengan pekerjaan ini.

Akhirnya, waktu satu minggu itu selesai. Dan semua anak, agaknya banyak yang memilih untuk membuangnya daripada menyimpannya terus menerus.pekerjaan ini, setidaknya, memberikan hikmah spiritual yang besar sekali buat anak-anak. Suka-duka saat membawa-bawa kantung yang berat, akan menjelaskan pada mereka, bahwa, membawa beban itu,sesungguhnya sangat tidak menyenangkan. Memaafkan, sebenarnya, adalah pekerjaan yang lebih mudah, daripada membawa semua beban itu kemana saja kita melangkah.

***********

Ini adalah sebuah perumpamaan yang baik tentang harga yang harus kita bayar untuk sebuah kepahitan yang kita simpan, dan dendam yang kita genggam terus menerus. Getir, berat, dan meruapkan aroma yang tak sedap,bisa jadi, itulah nilai yang akan kita dapatkan saat memendam amarah dan kebencian.

Sering kita berpikir, memaafkan adalah hadiah bagi orang yang kita beri maaf. Namun, kita harus kembali belajar, bahwa pemberian itu, adalah juga hadiah buat diri kita sendiri. Hadiah, untuk sebuah kebebasan.Kebebasan dari rasa tertekan, rasa dendam, rasa amarah, dan kedegilan hati.



=========

marilah menuju pada kebersihan hati
dari yang baru belajar untuk saling memaafkan

Friday, December 14, 2007

Selamatkan Bumi Kita!



Pameo yang diyakini oleh kalangan masyarakat adalah bumi dan segala kekayaannya merupakan warisan nenek moyang, sehingga bisa dieksploitasi habis-habisan untuk alasan bisnis ataupun pemenuhan kebutuhan perut manusia. Padahal bukan demikian, justru bumi dan segala sumber dayanya merupakan titipan anak cucu kita, yang harus kita jaga kelestariannya.

Praktek bisnis yang mengharuskan bumi ‘diperkosa’ dan ‘dijarah’ dengan semena-mena oleh modal-modal besar. Lalu dilupakan begitu saja kala semua sumber daya di keruk habis. Para pengguna sumber daya tersebut sering lupa untuk mengembalikan kelestarian alam. Alasan himpitan ekonomi pun lagi-lagi dijadikan kambing hitam yang dikorbankan bagi alasan perusakan tanah, hutan dan laut.

Perilaku sehari-hari masyarakat harus segera ditertibkan. Penggunaan berbagai sumber daya alam yang ada hendaknya dilakukan dengan cara yang bijaksana, dalam artian sesuai dengan kebutuhan serta mempertimbangkan aspek keberlanjutan manfaat.

Penambangan batu yang mengeruk habis bukit-bukit kecil di kaki gunung, tanpa pernah sadar bahwa itupun sedang menciptakan lubang kuburan bagi penduduk sekitar. Pihak pemerintah pun sebenarnya bukan tidak mengetahui permasalahan ini, karena mereka pula yang mengeluarkan ijin bahan gaian tersebut. Namun dalam prakteknya penyimpangan terjadi dengan sangat mengerikan. Begitu selesai diambil, kemudian ditinggalkan begitu saja. Silahkan lihat di kaki-kaki wilayah gunung jawa tengah, begitu banyak lubang-lubang lambang kerusakan lingkungan yang sangat parah.

Penggundulan hutan yang tidak mengikuti kaidah, menjadikan erosi dan kepunahan satwa menjadi momok serius bagi kelestarian lingkungan. Mengeksploitasi hutan bukan tak ada aturan, setumpuk peraturan perundang-undangan dibuat hanyaditujukan untuk emnciptakan peluang baru bagi penggundulan hutan yang lebih (tampak) legal. Bahkan sudah menjadi rahasia umum, apabila taman nasional pusat konservasi pun menyediakan lahan berburu binatang-binatang di hutan. Semua ini bisa diatur. Ada uang yang berdatangan, maka produk hukum pun bisa disesuaikan.

Lain cerita kalau bumi sudah benar-benar hancur. Semuanya habis dan kita hanya bisa mengharap minyak bumi tumpah dari langit, mengharap kayu datang berbalok-balok dari langit. Baru ketika peristiwa itu benar-benar terjadi, kita akan menyesal dan menyesali tindakan buas kita saat ini.

Konser Peduli Lingkungan

Sementara di Nusa Dua Bali, diadakan KTT Perubahan Iklim Dunia, Penyanyi legendaris Iwan Fals berusaha untuk menggugah hati setiap warga untuk tidak semakin memperparah kerusakan lingkungan dan sekaligus kampanye penanaman pohon dan Keselamatan Bumi.

Ajakan menjaga bumi tersebut diwujudkannya lewat sebuah konser mini yang digelar di rumahnya, di Leuwinanggung, Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Sabtu (8/12) sore. ''Ini bentuk keikutsertaan saya secara pribadi dalam kampanye perubahan iklim. Semoga penanaman pohon ini kelak turut menyumbangkan oksigen, setidaknya bagi masyarakat di sekitar sini,'' katanya beberapa saat sebelum naik panggung.

Iwan yang sore itu tampil santai dengan kaos warna biru laut dipadu kain sarung polos warna biru tua, duduk di kursi sambil menggendong gitarnya. Ia tampil bersama iringan band dan ditonton sekitar 400 penggemarnya yang disebut kelompok OI (Orang Indonesia). Konser di ruang terbuka ini dimulai pukul 15.30 WIB dengan lagu pembuka bertajuk sama dengan judul konsernya Ini Bukan Mimpi. Ratusan penonton langsung menyerbu depan panggung dan ikut bernyanyi.

''Ini adalah lagu yang terinspirasi kejadian tsunami Aceh pada 26 Desember 2004 lalu,'' katanya menjelaskan asal penciptaan lagu Ini Bukan Mimpi. Dalam konser itu, penyanyi balada yang bernama lahir Virgiawan Listanto ini melantunkan 14 tembang yang sebagian besar bertema tentang alam, penghijauan, dan beberapa bertema sosial, ekonomi, hingga politik.

''Pulang bawa pohon satu per satu ya, tanamlah jangan sampai mati. Karena pohon juga sumber kehidupan dan masa depan kita,'' ujarnya pada penonton. ''Persoalan bumi adalah persoalan kita bersama, jadi harus kita selesaikan bersama-sama. Semoga pulang dari sini bisa memberi inspirasi bagi kalian semua untuk berbuat lebih baik bagi bumi kita'' papar pria kelahiran Jakarta, 3 September 1961 ini. ant/kho



….. caring today, for a better tommorow.


Artikel terkait : klik disini dan disini