Lensa Darbi
Showing posts with label Ilmu Pengetahuan. Show all posts
Showing posts with label Ilmu Pengetahuan. Show all posts

Tuesday, June 26, 2012

Fenomena Gerhana Matahari Cincin 2012


Fenomena gerhana matahari cincin 20 Mei 2012 – gambar

Gerhana matahari Anulus atau gerhana matahari cincin dijangka berlaku Ahad ini (waktu tempatan di Hemisfera Timur) dengan magnitud 0.9439. Namun sebahagian daripada gerhana matahari itu hanya boleh disaksikan di Sabah dan Sarawak. Menurut Portal Pendidikan Sains Angkasa, gerhana itu juga dapat dilihat di Brunei dan sebahagiannya di Indonesia secara separu.

Monday, October 03, 2011

Peran Orang Tua sebagai Guru Pertama dalam Pendidikan Anak

Jakarta -- Tony Buzan hadir menjadi pembicara  Seminar “How Smart Parents Make Smart Kids”.
Seminar tersebut diselenggarakan Yayasan Pendidikan Qolbun Salim, Buzan Indonesia dan Kementerian Pendidikan Nasional. Acara yang bertempat di Auditorium Kemdiknas tersebut, dihadiri banyak pengamat pendidikan dan dibuka oleh Wakil Menteri Pendidikan Nasional, Minggu (25/09).

Tony ,seorang pendidik dan penemu metode berpikir dengan menggunakan skema mind mapping yang tersohor tersebut, yang tahun ini dinominasikan untuk meraih  nobel karena jasanya dalam mengembangkan pendidikan global dan kemanusiaan ini menyampaikan, setiap orang tua adalah guru pertama dan terpenting yang ditemui oleh setiap anak ketika lahir di dunia. Peran orang tua tersebut tentu tidaklah mudah, karena mereka haruslah mampu melihat dan kemudian memfasilitasi segala bakat yang dimiliki seorang anak.

Thursday, June 16, 2011

Gerhana Bulan, Mitos atau Tanda???

Salam pembaca budiman....
Tadi Malam, fenomena gerhana bulan kembali hadir dalam perjalanan alam semesta kita. Fenomena gerhana bulan ini adalah sebagian tanda bukti ke-Maha Besaran dan ke-Agungan Allah SWT kepada kita ummatnya. Bagi orang Arab Quraisy, gerhana bulan dikaitkan dengan kejadian-kejadian tertentu, seperti adanya kematian atau kelahiran, dan kepercayaan ini dipercaya secara turun temurun sehingga menjadi keyakinan umum masyarakat.

Di zaman Rasulullah, misalnya, pernah terjadi gerhana matahari yang bersamaan dengan kematian putra Rasul SAW yang bernama Ibrahim. Orang-orang pada saat itu menganggap terjadinya gerhana karena kematian putra Nabi tersebut.

Pemahaman yang salah ini diluruskan oleh Rasulullah. Dalam Islam, gerhana bulan adalah bentuk keagungan Allah sebagai Maha Pencipta. Sebagaimana sabda Rasullah SAW dalam Hadits Riwayat Bukhari Nomor 1.044, “Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah. Gerhana ini tidak terjadi karena kematian seseorang atau lahirnya seseorang. Jika melihat gerhana tersebut, maka berdo’alah kepada Allah, bertakbirlah, kerjakanlah shalat dan bersedekahlah.”

Thursday, October 28, 2010

Belajar dari Malaysia

Tepat pukul 14.00 acara dimulai. Acara sempat molor dari waktu yang telah dijadwalkan. Sebelum acara dimulai, ruangan ditengarai oleh alunan musik klasik dan pop Islam yang dimainkan oleh pianis handal milik Darbi. Sosoknya tak asing lagi. Dengan kepiawaian jari-jemarinya, pianis tampan yang biasa dipanggil kak Azhar ini telah berhasil menyulap keadaan sehingga aula TK, Arqam Hall, menjadi hening namun penuh keceriaan.

Jeda. Tak lama setelah peserta berdatangan, acara dimulai. Seperti biasanya, acara dimulai dengan tilawah Al-Qur’an. Pada kesempatan ini dilantunkan oleh al-Akh Nurdin. Pundi-pundi ayat itu begitu menyentuh. Suara merdunya membuat para peserta hanyut. Qad aflahal mu’minun.... Ayat inilah yang dibacakannya.

Tilawah Al-Qur’an selesai. Acara diambil alih oleh Moderator, al-Akh Irfanudin. Sang Moderator menyampaikan bahwa acara yang dikemas menjadi Talk Show ini akan berbicara sekitar pengalaman belajar-mengajar yang diterapkan di Malaysia. Sebelum pembicara menyampaikan materinya yang dikerucutkan dengan judul “Classroom Management”, sang Moderator memperkenalkan pembicara dengan singkat. Beliau adalah Ustadz Abdul Malik salah satu pimpinan Sekolah Menengah Islam Al-Amin Kemaman Malaysia. Ini adalah kunjungan ketiganya ke Darul Abidin. Beliau ditemani 14 orang siswa dan 2 orang guru.

Ustadz Abdul Malik memulai sharing-nya dengan para peserta mengenai pentingnya Bahasa Inggris. Hal ini disampaikan berdasarkan pengalamannya mengajar dan belajar Bahasa Inggris. Menurutnya, bangsa Indonesia sebagai bangsa yang besar belumlah menjiwai Bahasa Inggris sebagai bahasa resmi dunia. Padahal, sebuah bangsa, bisa dinilai besar/kecil dari persepsinya mengenai bahasa ini. Beliau menyebutnya dengan istilah sikap dan mentalitas. Dan hal ini amat terkait dengan worldview/maindset/tashawwur sebuah bangsa. Jika sebuah bangsa menganggap bahasa tidak penting maka lemahlah bangsa tersebut. Lebih jauh lagi dalam dunia pendidikan seperti lembaga pendidikan/sekolah, jika bahasa dengan sastranya tidak menjadi prioritas maka sekolah tersebut seperti tidak memiliki daya saing/nilai lebih. Akhirnya, beliau menutup pembukaannya dengan satu nasehat agar sekolah inipun mampu meningkatkan kwalitasnya dalam bahasa Inggris. Beliau memberi contoh dari hal-hal yang sangat sederhana, bahwa setiap guru harus tahu bahasa-bahasa sederhana/asasi dalam bahasa Inggris. Sambil mendekati seorang peserta beliau mencontohkan, dengan berkata, “What’s your name?”

Masuklah pada masalah inti, yaitu “Classroom Management”. Dari sekian hal yang disorotnya adalah, bahwa karakter/personality menempati posisi terpenting di dalam keberhasilan pembelajaran/pendidikan. Di Malaysia, lanjutnya, seseorang awam dengan sangat mudah membedakan personality seorang guru dari cara bersikap dan penampilannya. Seorang guru/cekgu harus menjadi pribadi yang pantas dicontoh. Jika nuansa perintah dilakukan, maka dirinyalah yang menjadi orang pertama yang melakukan perintah tersebut. Selain itu seorang guru juga harus mempopolerkan sensitifitasnya dengan kepeduliannya terhadap keadaan murid-muridnya. Menurut penelitian, guru termasuk profesi padat masalah, selain profesi tenaga kesehatan seperti dokter/perawat.

Masalah kedua yang tak kalah pentingnya, mengenai kedisiplinan. Titik dari masalah ini adalah, bagaimana membangun karakter siswa menjadi sangat baik. Baginya, keberhasilan sebuah institusi pendidikan tidaklah hanya dilihat dari baiknya peringkat/nilai siswa, tapi lebih dari itu adalah karakter sebagai central of value. Ustadz Abdul Malik pun menyampaikan, bahwa diantara letak keberhasilan problem kedisiplinan di Sekolah Al-Amin adalah, diterapkannya mentoring sebagai sebuah instrumen penguat dalam membentuk karakter siswa.

Acara Talk Show menjadi lebih menarik ketika sesi tanya jawab dibuka oleh moderator. Moderator mempersilahkan salah satu penanya. Penanya pertama bertanya tentang apakah Bahasa Inggris menjadi media pengajaran di setiap mata pelajaran di Malaysia?, kemudian pada tingkah menengah apakah siswa dan siswi digabung (ikhtilath) saat pembelajaran?. Mic pun dialihkan kepada penanya kedua, yang bertanya mengenai apakah kemampuan Bahasa Inggris menjadi syarat diterimanya seorang calon guru di Malaysia?

Sebelum Ustadz Abdul Malik menjawab satu persatu soal-soal tadi, moderator menambahkan, bahwa di Libya atau di negara Timur Tengah lainnya jumlah TKW jauh lebih banyak daripada pekerja di pelayanan publik seperti rumah sakit. Hal ini terjadi karena lemahnya kemampuan berbahasa, terutama Bahasa Inggris. Kita sebagai ummat Islam pun jangan sampai melupakan bahasa ibu, yaitu Bahasa Arab, dimana bahasa ini adalah sarana yang akan memudahkan kita melaksanakan agama Islam, sebab Bahasa Arab adalah bahasa pengantar Al-Qur’an dan Al-Hadits, tambahnya.

Mulailah Ustadz menjawab pertanyaan-pertanyaan, menurutnya, di Malaysia, khususnya di Al-Amin, Bahasa Inggris tidaklah digunakan sebagai bahasa pengantar dalam setiap mata pelajaran, kecuali pada materi Bahasa Inggris sendiri. Tapi di zaman pemerintahan Mahathir pernah diterapkan, bahwa buku-buku Matematika ditulis dengan berbahasa Inggris. Inipun imbas dari politisasi pendidikan, demikian hematnya. Dan Bahasa Inggris tidak mutlak menjadi syarat diterimanya seorang guru, kecuali bagi seorang guru Bahasa Inggris itu sendiri.

Mengenai penggabungan antara siswa dan siswa di sekolah menengah, beliau menyampaikan, bahwa di Al-Amin, tidak diterapkan pemisahan itu, tapi tetap digabungkan, hanya saja saat pengajaran berlangsung, yang siswa diposisikan pada posisi terdepan, dan siswinya di posisi belakang. Tapi penjagaan terhadap adab-adab Islami dalam bergaul begitu sangat ketat diterapkan. Beliau sempat mengkritisi, bahwa ada diantara siswanya yang berkomentar mengenai pola pergaulan antar jenis yang ada di Sekolah Islam Indonesia. Saat di kantin, siswa-siswi dengan leluasa bercengkerama pada satu meja tanpa batas. Lebih lanjut, menurutnya, para gurupun harus berdisiplin. Tidak melakukan sikap in-konsistensi, seperti satu sisi begitu tegas, tapi begitu longgar di antara sesama guru itu sendiri. Sebagai contoh, seorang guru pria tidak canggung berbicara dengan guru perempuan berlama-lamaan di sebuah tempat, apalagi sampai pulang bareng dengan saling berboncengan. Di Malaysia pun, diterapkan, bahwa tempat masuk siswa dan siswi dibedakan.

Penanya ketiga beralih kepada masalah pembangunan karakter, bagaimanakah sistem yang digunakan sekolah dalam rangka membentuk karakter siswa dan apakah ada materi khusus yang disampaikan? Sedangkan penanya terakhir, bertanya mengenai sistem penerapan hukuman cambuk/pukulan, dimana sebelumnya Ustadz Abdul Malik menyinggungnya.

Beliau menjawab pertanyaan ketiga, bahwa yang menjadi sistem pembentukan karakter siswa di Sekolah Al-Amin adalah dengan diterapkannya mentoring sebagai instrumen pengokohnya. Mentoring dilakukan dengan sangat sederhana. Dilakukan sekali dalam satu pekan. Lebih menitikberatkan pada masalah-masalah aplikatif, bukan teoritik. Model pengajaran dilakukan lebih evaluatif terhadap perilaku-perilaku siswa dalam sehari. Setiap siswa memiliki buku khusus berkenaan dengan evaluasinya, mulai dari masalah kedisiplinan perilaku sampai masalah ibadah. Dari masalah yang sangat besar sampai yang kecil sekalipun. Dari masalah yang terpenting sampai masalah yang penting.

Form evaluasi/mutaba’ah dibuat bertingkat, dimulai dari diri sendiri apakah melakukannya sampai pada kepeduliannya terhadap orang lain. Kepedulian kepada orang lain dilakukan sebagai upaya membanguun semangat dakwah. Sebagai contoh: 1. apakah Anda mengerjakan PR hari ini?; 2. apakah Anda mengajak orang lain untuk mengerjakan PR juga?. Contoh lain: 1. apakah hari ini Anda menonton TV?; 2. apakah acara yang Anda tonton hari ini berfaedah?; 3. apakah Anda mengajak orang lain untuk menonton acara yang berfaedah itu? Contoh lain: 1. apakah Anda menggosok gigi hari ini?; 2. apakah Anda mengajak orang lain untuk menggosok gigi hari ini?

Selanjutnya pada masalah hukuman. Di Al-Amin, katanya, hukuman fisik itu diterapkan sebagai cara terakhir di dalam membangun kedisiplinan siswa. Tentu penerapannya memiliki syarat-syarat, yaitu harus pimpinan/principal yang melakukannya dan pelanggaran yang dilakukan merupakan pelanggaran berat (seperti tidak sholat atau berprilaku/berkata lucah/pelecehan). Tausiyah, teguran, sampai sholat taubat yang dibimbing guru menjadi tahapan atau proses yang dilakukan pihak sekolah sampai akhirnya “terpaksa” harus mencambuk/ menghukum siswa dengan pukulan.

Tak terasa, ternyata jarum jam menunjukkan pukul 14.45, dan adzan telah berkumandang. Ustadz Abdul Malik pun menutup penyampaiannya dengan ucapan salam. Sebelum moderator menutup acara dengan do’a kafaratul majelis, dirangkumlah sebuah kesimpulan. Akhdzu mā shofa, wa tarku mā kadar (mengambil yang jernih, dan membuang yang kotor), demikian pendahulu kita mengajarkan. Semoga segala pelajaran dari Malaysia mampu menjadi inspirator dan dapat diamalkan.


Dilaporkan agar menjadi perenungan:
Abu Sabiq, Kelas PAI, 26 Oktober 2010, 11.45

Wednesday, July 28, 2010

Guru tak Berkualitas, Minat Belajar MIPA Rendah

uns.ac.id

Ilustrasi Terjawab sudah mengapa bangsa ini cenderung lemah di bidang ilmu dasar. Pada penyelengaraan Kongres MIPAnet 2010 di Bogor, Jawa Barat, Senin (26/7/2010), terungkap, kualitas guru yang mengajarkan ilmu-ilmu dasar di sekolah-sekolah jenjang SMA saat ini masih terbilang rendah sehingga para lulusannya tidak tertarik masuk ke fakultas matematika dan ilmu pengetahuan alam.

Demikian diungkapkan Sekretaris Jenderal MIPAnet Dr Hasim. Dia mengungkapkan, berdasarkan survei yang dilakukan Kementerian Pendidikan Nasional, hanya sekitar 50 persen guru bidang ilmu dasar yang menguasai bidangnya dengan baik.

Hasim, yang juga Dekan Fakultas MIPA Institut Pertanian Bogor (IPB) itu mengatakan, minat masuk FMIPA masih tergolong rendah meskipun di IPB dan UI peminatnya masih cukup tinggi. Rendahnya minat masuk ke jurusan ilmu dasar tersebut disebabkan masih adanya kesan bahwa ilmu-ilmu dasar sulit dipelajari.

"Kesan sulit itu terbentuk karena guru yang mengajarkannya pun kurang menguasai ilmunya. Bahkan, banyak guru yang ketika diberi soal SNMPTN tidak bisa menjawab. Kadang-kadang guru juga minder karena pengetahuan muridnya tentang sains justru lebih tinggi karena ikut bimbingan tes," katanya.

Sementara itu, Sekjen Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) Dodi Nandika, mengatakan, selama ini masih ada kesan MIPA atau ilmu-ilmu dasar kurang menarik, teoritis, kurang aplikatif dan sulit dipelajari. "Padahal sains dan ilmu dasar memiliki nilai strategis, yaitu untuk mengembangkan pengetahuan baru, menjadi jembatan ilmu terapan dan mengembangkan ilmu ekonomi," katanya.

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Konsorsium Internasional untuk Penelitian dalam Pendidikan Sains dan Matematika, Indonesia masuk peringkat 32 dari 36 negara yang disurvei untuk bidang matematika dan ilmu dasar.

"Dibandingkan negara-negara ASEAN, Indonesia masih tertinggal," kata Dodi.

Adapun MIPAnet merupakan jaringan kerjasama nasional lembaga pendidikan tinggi bidang Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA). Kongres dihadiri oleh dekan Fakultas MIPA dari berbagai universitas di Indonesia. (kmp/ant/erw)  sumber : dari sini

Tuesday, March 31, 2009

Mengapa Semut Jalan Berbaris?



Semut Berbaris (flickr.com)
VIVAnews - Kalian pasti sering melihat semut-semut yang berjalan di tembok atau di tanah. Biasanya semut-semut itu berjalan berurutan dan membentuk garis. Jika semut-semut berkumpul mereka memang akan berjalan berbaris seperti tentara atau polisi.Apakah kalian tahu mengapa semut selalu berjalan rapi saat berkumpul? Semut adalah hewan yang hidup berkelompok. Jika pergi ke suatu tempat untuk mencari makan semut akan melakukannya bersama-sama.
Ketika berjalan pun mereka akan selalu bersama dan mengikuti kelompoknya. Nah, garis yang mereka bentuk saat berjalan adalah karena mereka akan mengendus aroma teman di depannya. Aroma yang ditinggalkan oleh semut itu dinamakan pheromone. Dengan cara itulah semut bisa mengikuti teman di depannya dan mengetahui jalan.Saat berjalan, semut juga akan meninggalkan aroma di tempat yang sudah ia lewati. Sehingga, saat akan kembali ke sarangnya mereka tidak akan salah arah.
Biasanya saat berjalan ke luar sarang semut akan dibimbing oleh semut pemimpin. Semut akan berjalan mengikuti pemimpinnya yang meninggalkan aroma dibelakangnya sehingga semut-semut lain bisa mengikutinya.Sekarang kalian sudah tahu kan, mengapa semut jalan berbaris.• VIVAnews

Monday, February 16, 2009

Keutamaan Sholat Tahajud

Oleh : H. Sunaryo A.Y.
Shalat malam, bila shalat tersebut dikerjakan sesudah tidur, dinamakan shalat Tahajud, artinya terbangun malam. Jadi, kalau mau mengerjakansholat Tahajud, harus tidur dulu. Shalat malam ( Tahajud ) adalah kebiasaan orang-orang shaleh yang hatinya selalu berdampingan dengan Allah SWT.

Berfirman Allah SWT di dalam Al-Qur’an :“ Pada malam hari, hendaklah engkau shalat Tahajud sebagai tambahan bagi engkau. Mudah-mudahan Tuhan mengangkat engkau ketempat yang terpuji.”(QS : Al-Isro’ : 79)

Shalat Tahajud adalah shalat yang diwajibkan kepada Nabi SAW sebelum turun perintah shalat wajib lima waktu. Sekarang shalat Tahajud merupakan shalat yang sangat dianjurkan untuk dilaksanakan .

Sahabat Abdullah binSalam mengatakan, bahwa Nabi SAW telah bersabda :“ Hai sekalian manusia, sebarluaskanlah salam dan berikanlah makanan serta sholat malamlah diwaktu manusia sedang tidur, supaya kamu masuk Sorga dengan selamat.”(HR Tirmidzi)

Bersabda Nabi Muhammad SAW :“Seutama-utama shalat sesudah shalat fardhu ialah shalat sunnat di waktu malam” ( HR. Muslim )

Waktu Untuk Melaksanakan Sholat Tahajud :Kapan afdhalnya shalat Tahajud dilaksanakan ? Sebetulnya waktu untuk melaksanakan shalat Tahajud ( Shalatul Lail ) ditetapkan sejak waktu Isya’ hingga waktu subuh ( sepanjang malam ). Meskipun demikian, ada waktu-waktu yang utama, yaitu :1. Sangat utama : 1/3 malam pertama ( Ba’da Isya – 22.00 )2. Lebih utama : 1/3 malam kedua ( pukul 22.00 – 01.00 )3. Paling utama : 1/3 malam terakhir ( pukul 01.00 - Subuh )

Menurut keterangan yang sahih, saat ijabah (dikabulkannya do’a) itu adalah 1/3 malam yang terakhir. Abu Muslim bertanya kepada sahabat Abu Dzar : “ Diwaktu manakah yang lebih utama kita mengerjakan sholat malam?”Sahabat Abu Dzar menjawab : “Aku telah bertanya kepada Rosulullah SAW sebagaimana engkau tanyakan kepadaku ini.” Rosulullah SAW bersabda :“Perut malam yang masih tinggal adalah 1/3 yang akhir. Sayangnya sedikit sekali orang yang melaksanakannya.” (HR Ahmad)

Bersabda Rosulullah SAW :“ Sesungguhnya pada waktu malam ada satu saat ( waktu. ). Seandainya seorang Muslim meminta suatu kebaikan didunia maupun diakhirat kepada Allah SWT, niscaya Allah SWT akan memberinya. Dan itu berlaku setiap malam.” ( HR Muslim )
Nabi SAW bersabda lagi :“Pada tiap malam Tuhan kami Tabaraka wa Ta’ala turun ( ke langit dunia ) ketika tinggal sepertiga malam yang akhir. Ia berfirman : “ Barang siapa yang menyeru-Ku, akan Aku perkenankan seruannya. Barang siapa yang meminta kepada-Ku, Aku perkenankan permintaanya. Dan barang siapa meminta ampunan kepada-Ku, Aku ampuni dia.” ( HR Bukhari dan Muslim )

Jumlah Raka’at Shalat Tahajud :Shalat malam (Tahajud) tidak dibatasi jumlahnya, tetapi paling sedikit 2 ( dua ) raka’at. Yang paling utama kita kekalkan adalah 11 ( sebelas ) raka’at atau 13 ( tiga belas ) raka’at, dengan 2 ( dua ) raka’at shalat Iftitah. Cara (Kaifiat) mengerjakannya yang baik adalah setiap 2 ( dua ) rakaat diakhiri satu salam. Sebagaimana diterangkan oleh Rosulullah SAW :“ Shalat malam itu, dua-dua.” ( HR Ahmad, Bukhari dan Muslim )

Adapun Kaifiat yang diterangkan oleh Sahabat Said Ibnu Yazid, bahwasannya Nabi Muhammad SAW shalat malam 13 raka’at, sebagai berikut :1) 2 raka’at shalat Iftitah.2) 8 raka’at shalat Tahajud.3) 3 raka’at shalat witir.

Adapun surat yang dibaca dalam shalat Tahajud pada raka’at pertama setelah surat Al-Fatihah ialah Surat Al-Baqarah ayat 284-286. Sedangkan pada raka’at kedua setelah membaca surat Al-Fatihah ialah surat Ali Imron 18-19 dan 26-27. Kalau surat-surat tersebut belum hafal, maka boleh membaca surat yang lain yang sudah dihafal.Rasulullah SAW bersabda :“Allah menyayangi seorang laki-laki yang bangun untuk shalat malam, lalu membangunkan istrinya. Jika tidak mau bangun, maka percikkan kepada wajahnya dengan air. Demikian pula Allah menyayangi perempuan yang bangun untuk shalat malam, juga membangunkan suaminya. Jika menolak, mukanyadisiram air.” (HR Abu Daud)

Bersabda Nabi SAW :“Jika suami membangunkan istrinya untuk shalat malam hinggakeduanya shalat dua raka’at, maka tercatat keduanya dalam golongan (perempuan/laki-laki) yang selalu berdzikir.”(HR Abu Daud)

Keutamaan Shalat Tahajud :Tentang keutamaan shalat Tahajud tersebut, Rasulullah SAW suatu hari bersabda : “Barang siapa mengerjakan shalat Tahajud dengansebaik-baiknya, dan dengan tata tertib yang rapi, maka Allah SWT akan memberikan 9 macam kemuliaan : 5 macam di dunia dan 4 macam di akhirat.”Adapun lima keutamaan didunia itu, ialah :
1. Akan dipelihara oleh Allah SWT dari segala macam bencana.
2. Tanda ketaatannya akan tampak kelihatan dimukanya.
3. Akan dicintai para hamba Allah yang shaleh dan dicintai oleh semua manusia.
4. Lidahnya akan mampu mengucapkan kata-kata yang mengandung hikmah.
5. Akan dijadikan orang bijaksana, yakni diberi pemahaman dalam agama.

Sedangkan yang empat keutamaan diakhirat, yaitu :
1. Wajahnya berseri ketika bangkit dari kubur di Hari Pembalasan nanti.
2. Akan mendapat keringanan ketika di hisab.
3. Ketika menyebrangi jembatan Shirotol Mustaqim, bisa melakukannya dengan sangat cepat, seperti halilintar yang menyambar.
4. Catatan amalnya diberikan ditangan kanan.
(Bahan (materi) di ambil dari buku “RAHASIA SHALAT SUNNAT” (Bimbingan
Lengkap dan Praktis) Oleh: Abdul Manan bin H. Muhammad S

Saturday, November 01, 2008

Laskar Pelangi The Movie

SDIT Darul Abidin - Depok
November 01th, 2008

Kisah dalam film realis Laskar Pelangi memang sungguh inspiratif. Terhampar kisah penuh semangat dari sukumpulan anak-anak Belitong, Bangka yang tak akan dan ingin pernah menyerah dalam meraih sejumput impian, yah mimpi. Kadang hidup ini harus dan memang harus berawal dari mimpi. Sederet kisah tentang keteguhan, keyakinan dan usaha keras.

Para guru dan karyawan SDIT Darul Abidin yang kemarin (Jum'at, 31 Okober 2008)menyaksikan kisah dalam film Laskar Pelangi, pasti merasakan betapa mimpi adalah kekuatan bagi kita untuk hidup lebih baik lagi, bagaimana tidak! guru dan karyawan SDIT Darul Abidin adalah para pejuang pendidikan yang ikhlas ataupun tidak telah dan akan terus mengabdikan diri untuk tumbuhnya kemajuan bagi diri, keluarga, maupun anak didik itu sendiri (red: siswa-siswi) SDIT Darul Abidin

Begitu banyak pelajaran tentang seni kehidupan. Pelajaran yang paling sering diingatkan kepada kita adalah keberanian, keteguhan dan pantang menyerah akan keadaan apapun yang kita hadapi dalam kehidupan yang sering sekali disampaikan oleh seorang kepala sekolah yang bersahaja, dan keberhasilan dalam kehidupan tidak diukur dengan nilai dan angka- angka, akan tetapi oleh hati. Sebagaimana sabda nabi SAW, "Sesungguhnya dalam tubuh manusia ada segumpal daging; jika ia baik maka baiklah seluruh tubuh namun jika ia rusak maka rusaklah seluruh tubuh. Ketahuilah bahwa ia adalah hati.” (Hadits Muttafaq ‘Alaih dari Nu’man bin Basyir) Para ulama mengibaratkan hati seperti panglima perang di tengah-tengah pasukannya. Yah, hati... oh hati.

pelajaran itu adalah: Tekad (Azzam),Gigih, Ulet dan Rajin

Tak dinyana lagi, tokoh Ikal, Lintang beserta kawan-kawannya, telah menyajikan berbagai kegigihan, dan keuletan yang menggumpal dalam diri dan guru mereka. Ditengah segala keterbatasan sarana pendidikan dan ekonomi yang menghimpit, mereka seakan enggan untuk menyerah dan putus asa. Mereka terus berjalan dan bahkan berlari dengan sepeda mereka mengejar asa, meski segenap rintangan selalu mengintai, dan beragam tekanan senantiasa hadir disepanjang jalan.

Ketangguhan memang hanya akan terukir dalam jejak penuh tekanan yang istiqomah Kegigihan untuk terus berusaha dan ketangguhan untuk terus bangkit di setiap kegagalan, hingga menuju keberhasilan. Yah, Gigih... Azzam.

pelajaran itu adalah: Tokoh bu guru Muslimah tak pelak telah menyajikan ketrampilan ini dengan penuh kegemilangan, sayang dalam film itu tak ditampakan bagaimana kecerdasan sang guru dalam mendidik anak- anak mereka. di gedung sekolah yang layak disebut kandang kambing dan dalam kekelaman hidup anak-anak didiknya, bu Mus nyaris tak pernah kunjung memadamkan jiwa seorang profesional yang berpengalaman, pada profesi yang ditekuninya. Dedikasi yang mengakar dan keteguhan komitmen pada profesinya, membuat ia senantiasa berikhtiar untuk menghamparkan yang terbaik untuk siswa- siswinya.

Inilah sebuah penghargaan yang hadir dari rasa bangga akan pekerjaan yang kita lakukan, dan dari sebuah keyakinan bahwa bekerja juga adalah sebuah ibadah. Sebuah keyakinan yang mestinya meng-inspirasi kita untuk selalu membentangkan kerja-kerja ihsanul 'amal dalam setiap jejak kehidupan profesional yang tengah kita jalani.

Pelajaran itu adalah: teruslah nyalakan harapan dan mimpi untuk merengkuh masa depan yang lebih indah nan bermartabat. Anak-anak belia dari Belitong itu, dengan caranya masing-masing, mencoba untuk terus merayakan nyala harapan itu, meski kegetiran demi kegetiran hidup selalu menyelinap dan menyergap. Sebab jika setitik harapan itu juga sudah padam, maka apa lagi yang tersisa untuk menopang jalan kehidupan yang kian keras?

Ya, masa depan hanya akan menjadi milik mereka yang percaya dengan keindahan impian dan harapan-harapannya. Itulah sebabnya, kita barangkali mesti juga memelihara harapan positif tentang masa depan yang lebih baik. Sebuah keyakinan dan mindset positif bahwa kita juga bisa menganyam sebuah kehidupan yang indah,

Penutup, mari kita berdo'a untuk pribadi kita, keluarga dan anak didik kita agar senantiasa diberikan yang terbaik dan melahirkan generasi- generasi yang diridhai oleh Allah SWT, dan akan menjadi pemimpin- pemimpin hingga menjadikan negara Indonesia ini, negara yang Baldatun Thayibatun Wa Rabbun Ghafur. Amiin

Teriring salam dan terima kasih kepada Pak Hary WA, yang tanpa pamrih memberikan begitu banyak pelajaran dan ilmunya kepada saya, (juga atas nasi lauknya), juga kepada kang Oman, dan semua yang ada di Darul Abidin, kalian adalah inspirasiku....
mr

Wednesday, October 29, 2008

Film Nabi Muhammad "The Message" Bakal Didaur Ulang

By Republika -->

Film "The Message" versi asli dengan bintang Anthony Quinn, akan dibuat kembali Oscar Zoghbi, produser film seri Hollywood, Halloween, kini tengah mempersiapkan film terbaru yakni tentang kelahiran Islam. Rencana itu diungkapkan oleh Oscar di Dubai Selasa (28/10) ini."The Messenger of Peace" atau Utusan Perdamaian, begitu judul film tersebut akan menggunakan kota Mekkah dan Madinah sebagai seting. Film terbaru Oscar ini adalah daur ulang film besutan Moustapha Akkad yang dibuat pada tahun 1977 di Hollywood dengan bintang Anthony Quinn yang memerankan paman Nabi Muhammad, yakni Hamzah.

Rencana tersebut kontan saja mendapat sambutan hangat dari umat Muslim, dianggap sebagai contoh bagaimana sinema Barat cenderung komersial dapat menghormati Islam.Sang produser, yang juga terlibat dalam penggarapan versi orisinal berkata--seperti yang dilansir oleh Telegraph.co.uk, "Kami hanya menghormati karya Akkad, namun teknologi di dunia sinema semakin canggih sejak 1970-an, dan proyek terbaru ini akan menggunakan teknik film modern dan pembaharuan dalam inti pesan film pertama,"Hajja Subhia Abu Elheja, produser eksekutif film itu berkata pula, " Sejak 11 September, imej Islam sangat begitu terpuruk," "Kini, lebih dari yang dulu, film akan bertujuan menjadi jembatan antara jurang pemahaman antara Muslim dan non-Muslim," ujar Hajja."


Itu menunjukkan jika hanya satu film sejarah besar Islam yang pernah dibuat, agama dengan 1,5 milyar pengikut, dimana Nasrani selalu menjadi subjek selama lebih 30 tahun," tambah Hajja.\Penulis skenarion, Ramsey Thomas juga berpendapat, "Dalam abad ke-21 ini ada kebutuhan nyata terhadap film yang melibatkan emosi penonton tentang perjalanan kelahiran Islam,"Dalam versi asli The Message, Nabi Muhammad tidak terlihat atau terdengar, sebagai gantinya, sutradara kala itu, Akkad menandai kehadiran Nabi dengan cahaya dan musik organ, atau menunjukkan adegan film berdasar sudut penglihatan Sang Nabi.


Dua versi film tersebut dulu dibuat dalam dua versi bahasa Arab dan Inggris. Film daur ulang itu menjadi film berbahasa Inggris kedua--satu-satunya dari genre sejenis--yang pernah dibuat.\Akkad yang juga menjadi produser eksekutif dibalik film horor, Halloween, terbunuh dalam serangan bom bunuh diri dalam sebuah hotel mewah di Jordan tahun 2005. Penggambaran Nabi Muhammad beberapa kali menimbulkan kemarahan di tahun-tahun terakhir, dimulai warga Denmark yang membuat kartun gambar nabi di tahun 2006 yang memicu protes dari Muslim di banyak negara.Penerbit buku di Amerika Serikat, Random House juga membatalkan publikasi The Jewel of Medina, sebuah buku tentang satu istri Muhammad, sebab khawatir akan menyerang Muslim. Buku itu juga ditarik dari Inggris ketika rumah sang penerbit, Martin Rynja menjadi target serangan bom molotov./it Selengkapnya

Saturday, October 18, 2008

Tips Untuk Orang Tua

SDIT Darul Abidin - Depok

Tips


Orangtua dapat membantu memacu kreativitas anak dengan memperhatikan beberapa hal seperti berikut :

Sediakan ruang dan kebebasan untuk bermain dan bereksplorasi bagi anak. Bebaskan anak memilih sendiri media permainannya, jangan terlalu diatur. Biarkan anak merasa tenang, nyaman, dan menikmati proses kreativitasnya tanpa Anda terlalu turun tangan mengaturnya.

Orang tua yang terlalu berlebihan memberikan berbagai hal kepada anak cenderung memiliki anak yang kurang kreatif. Ciptakan lingkungan yang terbuka dan menerima anak apa adanya.
Dukung pertumbuhan kreativitas anak Anda dengan memberikan nutrisi tepat yang sesuai dengan perkembangannya. Kekurangan atau kelebihan gizi akan menghambat proses kreativitas anak.

Dunia bermain adalah dunia anak-anak, tapi mereka membutuhkan peran orangtua agar merasa aman dan nyaman. Tidak hanya anak merasa senang dan bahagia ketika bermain, dengan bimbingan yang tepat dari orangtua maka potensi diri anak juga dapat berkembang secara maksimal. (ri)

dok: Republika

Friday, October 17, 2008

Kebun Hidroponik.

SDIT Darul Abidin - Depok 2008

Hidroponik adalah sebuah metode berkebun di mana tanah tidak lagi digunakan sebagai media untuk menanam. Hidroponik dapat disebut juga dengan soilless culture.

Yang digunakan sebagai media tanam adalah antara lain: pasir, arang sekam, pecahan batu, styrofoam, atau bahkan sama sekali tanpa menggunakan media tanam. Karena tidak menggunakan tanah, maka

Siswa Inovasi



Trolon inovasi unik
Ditulis oleh Erna

Jakarta (Mandikdasmen): Siswi SMA Stella Duce I Yogyakarta, Olivia Marcelina Sugiharto, membuat sebuah karya yang menakjubkan, yaitu trolon. Alat ini bekerja dengan asas katrol beroda sederhana yang mampu mengerek galon berisi penuh air lalu membaliknya lewat bantuan as sesampainya di puncak.

Bingkai alat yang dibuat beroda memungkinkan galon diposisikan tepat di atas dispenser, sebelum diturunkan kembali. Mudah, higienis, dan, tentu saja, bebas encok, begitu Olivia menjagokan alat ciptaannya itu. "Sekarang alatnya sudah ada, tapi masih harus disempurnakan," katanya.Alat ini diciptakan karena ia prihatin melihat ayahnya yang mengalami sakit punggung setelah mengangkat galon air minum ke atas dispenser.

Kepala Biro Kerja Sama dan Promosi Iptek Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, menilai trolon ciptaan Olivia, merupakan sebuah inovasi spontan yang tidak meninggalkan asas kreativitas. Alat itu lolos sebagai finalis dalam National Young Innovator Awards (NYIA) 2008, yang digelar LIPI sebagai perluasan dari lomba Teknologi Tepat Guna ke-3 pada tahun ini.

Trolon ini telah dipamerkan di Pusat Peragaan Iptek, Taman Mini Indonesia Indah. Bersamanya, dipajang pula 13 inovasi finalis lain buatan siswa-siswi SMP-SMA dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka semua tersaring ke Taman Mini dari total 120 inovasi untuk kemudian saling bersaing memperebutkan enam tiket ke International Exhibition for Young Inventors (IEYI) ke-5 di Taiwan, pada September nanti.

Finarya Legoh, anggota dewan juri yang juga Direktur PP Iptek, Taman Mini Indonesia Indah,mengatakan, keran ide harus dibuka selebar-lebarnya demi membangkitkan kreativitas di antara anak-anak usia 8-18 tahun itu. Kreativitas yang berhubungan dengan teknologi masih sangat lemah di Indonesia. "Ini tecermin dari masih rendahnya jumlah paten," kata tuturnya.

Dalam IEYI 2007, yang diselenggarakan di Indonesia, inovasi siswa Indonesia hanya menduduki peringkat ke-35 dari seluruhnya 117 inovasi yang datang dari delapan negara. "Kita harus membangkitkan kreativitas sedini mungkin, membuat anak-anak aware terhadap teknologi dengan berangkat dari kebutuhannya sendiri," katanya. (*/tnr)

Wednesday, August 20, 2008

Outbound Bisa Cerdaskan Anak

NETIZEN, Akhir-akhir ini, kegiatan di alam terbuka atau yang sering dikenal dengan istilah outbound banyak diminati berbagai kalangan. Baik oleh karyawan di perusahaan, LSM, maupun sekolah-sekolah. Tidak hanya di sekolah menengah, bahkan anak-anak usia TK pun sudah diajak melakukan aktivitas semacam ini.

Di Bogor, beberapa sekolah TK membawa murid-muridnya ke kawasan Situgede untuk “ber-outbound ria”. Di lokasi ini tersedia media belajar alami yang lengkap dengan ukuran yang proposional untuk anak-anak TK meliputi hutan tropis, danau, sungai , kolam ikan, stasiun klimatologi, pembibitan ulat sutra dan tentunya kampung kecil yang bersih dan nyaman.
Desain aktivitasnya divariasikan sedemikian rupa sehingga seluruh aspek pembelajaran tercakup, meliputi permainan ice breaking, permainan kompetisi antar kelompok, pengembangan motorik anak secara individual, pengenalan unsur alam sekitar dan lain-lain. Kesemuanya dikemas dalam suasana yang fun khas anak-anak. Aktivitas semacam ini merupakan pengembangan seluruh potensi kecerdasan anak yang disebutkan dalam multiple intelligence (kecerdasan jamak).

Menurut Thomas Amstrong PhD dalam bukunya yang berjudul Setiap Anak Cerdas!, ada dalam diri seorang anak dapat dikembangkan 8 kecerdasan yang meliputi kecerdasan linguistic, logis-matematis, spasial, kinestetik-jasmani, musical, antarpribadi, intrapribadi dan natural. Kedelapan kecerdasan ini satu sama lain tidak ada yang bisa dikatakan lebih unggul dibandingkan dengan yang lain.

Metode pembelajaran yang memungkinkan tumbuhnya kecerdasan jamak seperti ini adalah Metode Pembelajaran Tematik. Dengan mengambil suatu tema tertentu, keseluruhan jenis kecerdasan akan diasah dan dikembangkan. Kegiatan outbound menjadi salah satu tema yang menarik untuk dipilih adalah sebagai metode belajar. Ketika murid-murid TK tersebut di atas mengikuti outbound, rangkaian kegiatan merupakan implementasi pengembangan multiple intelligence yang lengkap. Pada awal kegiatan, anak-anak diajak untuk melakukan kegiatan ice breaking terlebih dahulu. Contohnya adalah permainan membentuk huruf-huruf dengan badannya merupakan suatu bentuk melatih kecerdasan linguistic.



Kecerdasan logis matematis dilatih dengan permainan menangkap ikan di kolam dan menghitung jumlah ikan yang ditangkap. Permaianan soft orienteering dilakukan dengan cara anak-anak diminta mengikuti tanda arah panah untuk mencapai suatu tujuan tertentu, akan mengasah kecerdasan spasial.

Untuk menumbuhkan kecerdasan kinestetik jasmani, berbagai permainan dilakukan seperti misalnya panjat jaring, meniti tali, flying fox, merayap, berayun bak tarzan, dan small climbing. Sedangkan kecerdasan musical dilatihkan ketika sedang hiking, anak-anak diajak menyanyikan lagu yang sesuai misalnya lagu naik-naik ke puncak gunung atau menanam jagung.

Pada kegiatan outbound, permainan tidak hanya dilakukan secara pribadi tetapi juga kelompok. Ada permainan kompetitif yang seru dan membuat anak saling membentuk kerjasama kelompok. Contoh-contoh permainan kompetisi yang dilakukan seperti transfer bola, busa berjalan dan karpet terbang akan menumbuhkan kecerdasan antarpribadi dari anak-anak.

Di sela-sela aktivitas yang menguras tenaga, anak-anak diminta untuk membuat kolase dengan menggunakan bahan-bahan dari alam sekitar. Kegiatan ini akan membuat anak memahami betapa beragamnya ciptaan Tuhan di tengah lingkungan yang alami. Pada jenis kecerdasan yang disebut oleh Thomas Amstrong sebagai kecerdasan natural, tentu saja ini adalah the last but not the least at all. Karena alam terbuka itu sediri merupakan media belajar. Ketika anak-anak berinteraksi langsung dengan tanah, air, daun, dan ikan adalah saat yang tepat bagi anak-anak lebih mengenali dan menghayati alam melalui seluruh panca inderanya.

Pengirim
Roller Sitawati Ken Utami

Planet Baru Berukuran Kecil Ditemukan di Tata Surya



Washington (ANTARA News) - Sebuah benda dari bebatuan serupa dengan komet dan dikenal sebagai planet kecil telah ditemukan di tata surya, sekitar 3,2 miliar kilometer dari Bumi, dan penemuan ini bisa memberikan petunjuk tentang pembentukan komet, para ilmuwan menyatakan Senin.Planet kecil 2006 SQ373, yang garis tengahnya sekitar 96 kilometer, jaraknya agak dekat dengan Bumi ketimbang dengan planet Neptunus dan mengorbit Matahari dalam waktu 22.500 tahun dengan menempuh lintasan sejauh 241 miliar kilometer, para peneliti dari Survei Langit Digital Sloan mengumumkan dalam pertemuan para astronom di Chicago.Berbagai planet besar, seperti Bumi dan Mars, mengelilingi Matahari dalam orbit yang lebih bundar, namun benda langit tersebut memiliki orbit lebih eliptik serupa dengan komet, tutur Andrew Becker, astronom Universitas Washington yang mempimpin riset itu.

Thursday, April 10, 2008

UJIAN PRAKTEK KELAS 6

SDIT DARUL ABIDIN - DEPOK
Tanggal 7-11 April 2008, siswa- siswi kelas 6 SDIT Darul Abidin melaksanakan ujian praktek sebagai syarat kelulusan kelas 6 siswa SD se- Indonesia. Dalam ujian praktek kali ini yang diujikan adalah berupa pelajaran IPA, B. Inggris, Agama, Praktek Ibadah, Al-Qur'an (BBQ), Olahraga, dll.

Dimulai pada pukul 08.00 - 12.00 wib, sejak hari senin hingga hari jum'at, siswa - siswi SDIT Darul Abidin berjibaku untuk meraih hasil yang terbaik. Dalam ujian praktek IPA yang diujikan adalah, Praktek okulasi (tangannya ada yang berdarah --- teriris cutter), ada juga praktek membuat katrol, torso, dll. Dalam ujian Agama mereka praktek wudhu, mandi wajib, sholat wajib, dll. Dalam ujian Olahraga mereka praktek lari jarak pendek 100 m, praktek lompat jauh, dan senam indonesia sehat,dll.
Peserta ujian harus dapat mengerjakan ujian praktek sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Dari hasil evaluasi tersebut peserta yang telah mampu nantinya akan mendapatkan nilai yang nantinya dapat berguna untuk syarat kelulusan siswa kelas 6.
dibawah ini kami tampilkan beberapa foto- foto ujian praktek tersebut:

Selamat berjuang, semoga berhasil ....

Tuesday, February 05, 2008

Bentuk Bulat Planet Bumi

"Dia menciptakan langit dan bumi dengan (tujuan) yang benar; Dia menutupkan malam atas siang dan menutupkan siang atas malam..." (QS Az-Zumar [39]: 5)

Dalam Alquran, kata-kata yang digunakan untuk menjelaskan tentang alam semesta sungguh sangat penting. Kata Arab yang diterjemahkan sebagai "menutupkan" dalam ayat di atas adalah takwir. Dalam kamus bahasa Arab, misalnya, kata ini digunakan untuk menggambarkan pekerjaan membungkus atau menutup sesuatu di atas yang lain secara melingkar, sebagaimana surban dipakaikan pada kepala.

Keterangan yang disebut dalam ayat tersebut tentang siang dan malam yang saling menutup satu sama lain berisi keterangan yang tepat mengenai bentuk bumi. Pernyataan ini hanya benar jika bumi berbentuk bulat. Ini berarti bahwa dalam Alquran, yang telah diturunkan di abad ke-7, telah diisyaratkan tentang bentuk planet bumi yang bulat.

Namun perlu diingat bahwa ilmu astronomi kala itu memahami bumi secara berbeda. Di masa itu, bumi diyakini berbentuk bidang datar, dan semua perhitungan serta penjelasan ilmiah didasarkan pada keyakinan ini. Sebaliknya, ayat-ayat Alquran berisi informasi yang hanya mampu kita pahami dalam satu abad terakhir.

Dalam Alquran, Allah juga mengarahkan perhatian kita kepada sifat yang sangat menarik tentang langit:

"Dan Kami menjadikan langit itu sebagai atap yang terpelihara, sedang mereka berpaling dari segala tanda-tanda (kekuasaan Allah) yang ada padanya." (QS Al-Anbiya [21]: 32)

Sifat langit ini telah dibuktikan oleh penelitian ilmiah abad ke-20. Atmosfir yang melingkupi bumi berperan sangat penting bagi berlangsungnya kehidupan. Dengan menghancurkan sejumlah meteor, besar ataupun kecil ketika mereka mendekati bumi, atmosfir mencegah mereka jatuh ke bumi dan membahayakan makhluk hidup.

Atmosfir juga menyaring sinar-sinar dari ruang angkasa yang membahayakan kehidupan. Menariknya, atmosfir hanya membiarkan agar ditembus oleh sinar-sinar tak berbahaya dan berguna, - seperti cahaya tampak, sinar ultraviolet tepi, dan gelombang radio. Semua radiasi ini sangat diperlukan bagi kehidupan. Sinar ultraviolet tepi, yang hanya sebagiannya menembus atmosfir, sangat penting bagi fotosintesis tanaman dan bagi kelangsungan seluruh makhluk hidup. Sebagian besar sinar ultraviolet kuat yang dipancarkan matahari ditahan oleh lapisan ozon atmosfir dan hanya sebagian kecil dan penting saja dari spektrum ultraviolet yang mencapai bumi.

Kebanyakan manusia yang memandang ke arah langit tidak pernah berpikir tentang fungsi atmosfir sebagai pelindung. Hampir tak pernah terlintas dalam benak mereka tentang apa jadinya bumi ini jika atmosfir tidak ada. Foto di atas adalah kawah raksasa yang terbentuk akibat hantaman sebuah meteor yang jatuh di Arizona, Amerika Serikat. Jika atmosfir tidak ada, jutaan meteorid akan jatuh ke Bumi, sehingga menjadikannya tempat yang tak dapat dihuni. Namun, fungsi pelindung dari atmosfir memungkinkan makhluk hidup untuk melangsungkan kehidupannya dengan aman. Ini sudah pasti perlindungan yang Allah berikan bagi manusia, dan sebuah keajaiban yang dinyatakan dalam Alquran.

Fungsi pelindung dari atmosfir tidak berhenti sampai di sini. Atmosfir juga melindungi bumi dari suhu dingin membeku ruang angkasa, yang mencapai sekitar 270 derajat celcius di bawah nol.

Tidak hanya atmosfir yang melindungi bumi dari pengaruh berbahaya. Selain atmosfir, Sabuk Van Allen, suatu lapisan yang tercipta akibat keberadaan medan magnet bumi, juga berperan sebagai perisai melawan radiasi berbahaya yang mengancam planet kita. Radiasi ini, yang terus- menerus dipancarkan oleh matahari dan bintang-bintang lainnya, sangat mematikan bagi makhuk hidup. Jika saja sabuk Van Allen tidak ada, semburan energi raksasa yang disebut jilatan api matahari yang terjadi berkali-berkali pada matahari akan menghancurkan seluruh kehidupan di muka bumi.

Dr Hugh Ross berkata tentang perang penting Sabuk Van Allen bagi kehidupan kita:

Bumi ternyata memiliki kerapatan terbesar di antara planet-planet lain di tata surya kita. Inti bumi yang terdiri atas unsur nikel dan besi inilah yang menyebabkan keberadaan medan magnetnya yang besar. Medan magnet ini membentuk lapisan pelindung berupa radiasi Van-Allen, yang melindungi Bumi dari pancaran radiasi dari luar angkasa. Jika lapisan pelindung ini tidak ada, maka kehidupan takkan mungkin dapat berlangsung di Bumi. Satu-satunya planet berbatu lain yang berkemungkinan memiliki medan magnet adalah Merkurius - tapi kekuatan medan magnet planet ini 100 kali lebih kecil dari Bumi. Bahkan Venus, planet kembar kita, tidak memiliki medan magnet. Lapisan pelindung Van-Allen ini merupakan sebuah rancangan istimewa yang hanya ada pada Bumi.

Energi yang dipancarkan dalam satu jilatan api saja, sebagaimana tercatat baru-baru ini, terhitung setara dengan 100 milyar bom atom yang serupa dengan yang dijatuhkan di Hiroshima. Lima puluh delapan jam setelah kilatan tersebut, teramati bahwa jarum magnetik kompas bergerak tidak seperti biasanya, dan 250 kilometer di atas atmosfir bumi terjadi peningkatan suhu tiba-tiba hingga mencapai 2.500 derajat celcius.

Singkatnya, sebuah sistem sempurna sedang bekerja jauh tinggi di atas bumi. Ia melingkupi bumi kita dan melindunginya dari berbagai ancaman dari luar angkasa. Para ilmuwan baru mengetahuinya sekarang, sementara berabad-abad lampau, kita telah diberitahu dalam Alquran tentang atmosfir bumi yang berfungsi sebagai lapisan pelindung. N dari serial harunyahya
( dari serial harunyahya )

lebih dekat

Wednesday, August 29, 2007

BAGAIMANA GERHANA TERJADI?

lensadarbi.blogspot.com - SIT Darul Abidin - Depok

Depok, 29 Agustus 2007

Sore kemarin sebagian masyarakat Indonesia berpeluang dan mungkin telah menyaksikan gerhana bulan terakhir tahun ini di Tanah Air. Bulan terbit dalam kondisi gerhana dan secara perlahan kembali terang seperti layaknya bulan purnama.


Sejak 1.418 tahun yang lalu, Rasulullah SAW telah memberikan nasehat kepada ummatnya dalam menyikapi fenomena alam ini. Ketika terjadi gerhana matahari pada tahun 10 H (berdasarkan analisis para astronom dunia)

Wednesday, May 09, 2007

Ada apa dengan Pendidikan??


Pendidikan adalah sebuah proses transformasi masyarakat dari kebodohan menuju cerdas pandai. Pendidikan juga proses perubahan masyarakat dari ketidakmampuan menjadi keahlian. Sekaligus pendidikan adalah sarana mengubah kemalasan dan kejumudan menjadi kesadaran dan tindakan. Oleh karena itu, pendidikan menjadi pondasi sangat penting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Karena strategisnya kedudukan pendidikan dalam perubahan masyarakat, maka pendidikan harus mendapatkan prioritas yang tinggi dalam pembangunan. Tidak heran apabila UNDP merekomendasikan Indeks Pembangunan Manusia (Human Development Index) dijadikan sebagai parameter utama dalam menilai keberhasilan pembangunan suatu negara. Perhatian kita terhadap pendidikan juga telah disepakati oleh seluruh pengambil keputusan negara melalui UUD 1945 (hasil amandemen) yang pada pasal 31 ayat 4 mencantumkan bahwa anggaran pendidikan kita harus sekurang-kurangnya mencapai 20 % dari keseluruhan total anggaran pembangunan kita.
Kedudukan UUD yang semestinya dijadikan sebagai acuan dasar berbangsa dan bernegara, justru oleh pemerintah masih belum ditaati. Pemerintah malah menjadi "pembangkang" UUD. Selama tiga tahun terakhir pembangunan, alokasi anggaran pendidikan kita dalam APBN belum mencapai 20 %. Pada APBN tahun 2007 ini alokasi anggaran pendidikan baru menyentuh 11,8 %. Pemerintah juga terus mengulur waktu pemenuhan angka 20 % itu dengan menyatakan bahwa anggaran sebesar itu baru akan dicapai lima tahun lagi. Itu artinya selama masa pemerintahan SBY - JK, amanat UUD itu tidak akan pernah dicapai.
Alokasi anggaran pendidikan sebesar 20 % sudah sangat mendesak direalisasikan pada saat ini. Karena dengan alokasi sebesar 20 %, maka prioritas pertama yang harus segera dicapai adalah pemberian akses dan penyediaan kesempatan belajar untuk semua orang melalui pembebasan biaya pendidikan tingkat dasar yaitu sekurang-kurangnya pada jenjang SD sampai SLTA. Prioritas kedua adalah pada peningkatan kualitas belajar mengajar, seperti peningkatan kualitas guru, perbaikan rancangan proses belajar, dan penyediaan sarana dan fasilitas belajar. Sedangkan prioritas ketiga adalah pada dukungan pencapaian hasil belajar, peningkatan daya saing bangsa dan implementasi hasil belajar guna memperbaiki kualitas kesejahteraan.
Kita semua tentu mengetahui bahwa untuk meningkatkan kualitas pendidikan diperlukan biaya yang besar. Akan tetapi kalau semua pihak, khususnya pemerintah berkomitmen untuk mewujudkannya, maka biaya pendidikan dasar yang mahal bisa digratiskan. Dan kita juga harus buktikan bahwa sekolah yang gratis itu tetap bermutu. Bukan sekolah gratis yang seadanya atau asal-asalan.
Komitmen alokasi anggaran 20% tersebut harus tercermin pada APBN dan APBD selambatnya pada tahun 2008. Dengan anggaran 20% APBN saja, maka alokasi anggaran pendidikan pada APBN sekurang-kurangnya akan mencapai 120 Triliun. Itu artinya rata-rata setiap propinsi akan mendapatkan alokasi anggaran pendidikan dari APBN lebih dari 3,6 Triliun. Belum lagi dari sumber APBD. Jumlah tersebut cukup memadai untuk memulai pendidikan dasar berkualitas yang gratis.
Pemenuhan kesempatan belajar tingkat dasar yang gratis diharapkan akan mempercepat proses perbaikan kualitas bangsa secara menyeluruh. Dan dengan perbaikan kualitas bangsa, akhirnya kita berharap bahwa peningkatan kesejahteraan masyarakat akan segera dapat dicapai.(Ahmad Juwaini )