Lensa Darbi
Showing posts with label Karya Siswa. Show all posts
Showing posts with label Karya Siswa. Show all posts

Monday, May 30, 2011

Darbi Nasheed Festival 2011

Sabtu pagi yang menyenangkan, kegiatan hari ini adalah salah satu agenda tahunan Sekolah Islam Terpadu Darbi dari mulai tingkat toodler hingga sd dan smpit. Kegiatan ini adalah Darbi Festival dan kali ini berisikan "Darbi Nasheed Festival" yang diselenggarakan dengan melibatkan seluruh siswa dan siswi, orang tua wali murid, bapak/ibu guru, yayasan, principal dan para donatur dan pihak sponsor.

Kegiatan Darbi Nasheed Festival ini dimaksudkan untuk memeriahkan dan memperingati hari pendidikan nasional, kegiatan yang berisikan lomba-lomba, diantaranya lomba nasyid, lomba menulis menggambar dan mewarnai dengan media komputer, kegiatan bazzar, dan performance dari seluruh siswa untuk menampilkan nasyid-nasyid mancanegara dan dalam negeri.

Tuesday, March 01, 2011

Perkemahan Anak Shaleh Darul Abidin (PASDA 2011)

Kampoeng Tjaringin - Bogor - Indonesia

24-25 Februari 2011, menjadi hari yang sangat menyenangkan dan membahagiakan bagi siswa-siswi SDIT Darul Abidin, khususnya siswa-siswi kelas empat sampai enam SDIT Darul Abidin. Kegiatan Perkemahan Anak Shaleh Darul Abidin (PASDA 2011) tahun ini, memang berbeda dari tahun sebelumnya. Dikarenakan karena tempat yang dipilih kini lebih mudah dijangkau dan menantang.

Berlokasi di Kampoeng Tjaringin (Bogor), PASDA 2011 menjadi ajang uji nyali, mental, berani, dan kedisiplinan bagi seluruh peserta. Dimulai pukul 08.30 WIB berangkat dari sekolah Darul Abidin, perjalanan cukup menyenangkan melewati udara dingin dan sejuknya pegunungan. Sorak-sorai selama perjalanan membuat mereka begiu menikmati akan indahnya perjalanan dan kegiatan yang akan mereka lakukan.

Tiba ditempat acara PASDA 2011 pukul 10.30 WIB. Para ketua regu langsung dikumpulkan untuk diberi pengarahan akan peraturan dan tata tertib perkemahan, tentu saja hal ini menjadi tanggung jawab pimpinan regu untuk menyampaikannya kepada anggota mereka. Beberapa regu tampak semangat dan antusias melaksanakan pesan,tata tertib, dan juga aneka kegiatan PASDA 2011.

Beberapa kegiatan lomba pada kegiatan PASDA 2011, diantaranya adalah: Menara Air, Menangkap Ikan, Perahu Nabi Nuh, Bermain tali, perang badar, dll. Sedangkan kegiatan outbond yang tidak dilombakan adalah merayap, spyder web, jembatan shirotol mustaqim, jembat bambu elvis, jembatan kering, dan banyak lagi kegiatan malam yang seru dan mengasyikkan.

Memulai acara dengan upacara pembukaan, lewat upacara bendera, dan menyanyikan lagu Indonesia Raya dikomandoi langsung oleh Bapak Kepala SDIT Darul Abidin, yakni Bapak Joko Gumilang, S.Pi. Upacara berlangsung khidmat, dan tertib.

Pembagian tenda dan istirahat, sholat, dan makan menjadi kegiatan berikut sehabis berbaris mengikuti upacara pembukaan. Selepas Sholat, istirahat, dan makan, mereka kembali bergulat dengan kegiatan dan permainan-permainan menarik dan menyenangkan yang tersebut di atas.

Beberapa siswa ada yang menangis ketakutan, senang kegirangan, dan ada juga yang malu-maluin....hehehe...

"Memang PASDA kali ini berbeda" seloroh salah seorang siswa, "kamar mandinya lebih nyaman dan bagus" sahut yang lain.

Selesai dengan seluruh permainannya, sekitar pukul 17.00 WIB, siswa-siswi dipersilakan untuk mandi dan bersih-bersih. Bersiap untuk sholat maghrib, almatsurat, dan makan malam di aula. Selanjutnya mereka kembali dengan kegiatan api unggun yang menghadirkan berbagai yel-yel, spontanitas, drama, tari, dan lagu,serta kreativitas dan aksi dari bapak guru mereka.

Seperti pak Arifin, Pak Mas'ud, Pak. Arif, dan Pak Maulana yang beraksi melewati api unggun dengan begitu mudahnya. Selepas acara api unggun, para pesertapun dipersilakan untuk istirahat malam (tidur) dan kan kembali berkegiatan di pagi hari pukul 04.00 WIB untuk melaksanakan kegiatan Tafakur alam, melewati berbagai pos, untuk mengambil pin PASDA 2011. Kembali ke Aula untuk melaksanakan Qiyamullail, Sholat subuh berjama'ah, dan almatsurat. Senam pagi dan sarapan menjadi kegiatan berikutnya.

Setelah itu upacara penutupan dan pemberian hadiah kepada para peserta lomba. Upacara penutupan dipimpin langsung oleh pak Joko Gumilang dan ditutup dengan do'a oleh Pak Ust. Ismail, S.Pd. Terimakasih tuk semua siswa-siswi, bapak/ibu guru, dan seluruh staf yang turut membantu terselenggaranya kegiatan PASDA 2011, semoga amal sholeh dan kontribusi yang kita berikan bermanfaat untuk generasi Islam yang membanggakan. Terima kasih semuanya... Wassalam. mr

Monday, February 28, 2011

Darbi Power Futsal mengukir sejarah



Alhamdulillah, tak ada kata yang pantas terucap selain puji syukur untuk Allah SWT. Karena atas berkat rahmat-Nya lah SDIT Darul Abidin berhasil mengukir sejarah sebagai tim futsal terbaik di JABODETABEK. Setelah dalam kejuaraaan futsal XY KIDS FUTSAL CHALLENGE 2011 meraih juara pertama dengan menundukkan SD Kemanggisan dengan skor 4-0.

Bermain dengan penuh percaya diri dan diikuti dengan teknik, skill, kolektivitas, dan kerjasama yang apik. Tim futsal SDIT Darul Abidin berhasil menyuguhkan permainan indah dan menawan selama turnamen berlangsung, yang menjadikan tim ini memang pantas dianugerahi gelar tim juara. Karena dalam setiap pertandingan yang dilakoni berhasil menyedot animo dan antusiasme penonton ke lapangan Pro Arena Indoor Soccer Pondok Indah Jakarta Selatan. Mulai dari anak-anak, dewasa, orang tua, dan tak terkecuali panitia pelaksana.

Tim futsal SDIT Darul Abidin yang pada kejuaraan ini mengirimkan atlit-atlit terbaiknya, seperti Rafi, Angga, Ari, Fikri, Daus, Edo, Faiz, Rizky, dan Fakru, serta Haekal, Fari, dan Hafizh. Ketiga nama terakhir tak jadi ikut dikarenakan kelelahan setelah menjalani kegiatan  PASDA 2011 (Perkemahan Anak Shaleh Darul Abidin) di Kampung Tjaringin – Bogor. Kesemua pemain di atas mampu menampilkan permainan yang menarik dan atraktif sepanjang turnamen.

Pertadingan pertama

Skor 6-4 pada pertandingan pertama, dengan mengalahkan SD Bangka 07 pagi, menjadi titik tolak kebangkitan tim Futsal SDIT Darul Abidin. Tertinggal 2 kali terlebih dahulu dari SD Bangka 07 Pagi, tak membuat mental dan nyali mereka melemah. Terlebih mereka semakin termotivasi dan tertantang untuk memenangkan pertandingan. Dan akhirnya, melalui 1 gol dari kaki Rafi, Angga dengan 2 gol, dan Daus dengan 3 gol. Membalikkan keadaan menjadi 6-4 untuk kemenangan SDIT Darul Abidin.

Pertandingan kedua

SDIT Darul Abidin berhadapan dengan Runner up XY Kids Futsal Challenge 2009, yakni SD Darunnajah dan dengan gol-gol yang dibuat oleh Angga dengan dua gol, Fakru dan Edo 1 gol, serta Daus dengan 2 gol, anak-anakpun berhasil menghempaskan Runner up tahun 2009 ini dengan skor telak 6-1.

Pertandingan Ketiga (Perempat Final)

Pada  perebutan tempat di semifinal SDIT Darul Abidin berhasil unggul telak 6-0 melalui dua gol Rafi, dan 4 gol dari Daus, seakan menasbihkan mereka berdua menjadi duet tersubur sepanjang pertandingan. Di perempat final ini SDIT Darul Abidin berhasil mengalahkan SD Kebon Jeruk.

Babak Semifinal

Di babak semifinal SDIT Darul Abidin bermain cemerlang dan indah dengan satu dua sentuhan yang menawan. Pertandinganpun berjalan dengan ketat dan dramatis. Di menit akhir babak kedua SDIT Darul Abidin berhasil unggul 5-4, dan kemudian disamakan oleh pemain dari SD Dian Didaktika, hingga akhirnya kedudukan imbang sama kuat 5-5, Peluit tanda pertandingan berakhirpun berbunyi, menandakan pertandingan harus diakhiri dengan tos-tosan atau drama adu penalty, yang menjadi momok menakutkan bagi setiap pemain. Setelah undian koin, SD Dian Didaktika terpilih menjadi penendang pertama, dan penendang pertama merekapun berhasil mencetak gol dan merubah skor menjadi 6-5, selanjutnya Ari dipercayakan menjadi penendang pertama dan berhasil menjalankan tugasnya dengan baik dan merubah skor menjadi sama kuat 6-6. Setelah itu penendang kedua dari Dian Didaktika kembali mencetak gol dan merubah kembali skor menjadi 7-6, selanjutnya Angga sebagai algojo kedua Darul Abidin merubah keadaan kembali menjadi 7-7. Selanjutnya penendang ketiga Dian Didaktika tak berhasil menyarangkan bola kedalam gawang Darul Abidin yang dijaga oleh Fikri. Hingga skor masih sama kuat 7-7, selanjutnya penendang penentu dari SD Darul Abidin yakni Daus berhasil menyarangkan bola kedalam gawang dan merubah skor menjadi 8-7 untuk keunggulan Darul Abidin. Setelah kejadian ini, berlinanglah seluruh air mata anak-anak, dengan perjuangan dan pengorbanan, kerjasama, dan do’a. Mereka kembali di Final mengulang hal serupa di TMII pada kejuaraan futsal JSIT Futsal Cup Nasional. Dengan lolos kembali ke Final melewati drama adu penalty.

Waktu menunjukkan pukul 18.00 WIB, SDIT Darul Abidin berjumpa SD Kemanggisan di Babak Final. Bermain  dengan penuh semangat dan pantang menyerah, dipenuhi optimism tak mau mengulang final JSIT Nasional yang kelabu (red: menjadi runner up JIST Futsal Cup Nasional di TMII), mereka berhasil unggul 1-0 di babak pertama lewat aksi cantik Rafi dengan gol indahnya. Pada babak kedua, penulis dan P. Rozak melaksanakan sholat maghrib berjama’ah di musholla. Selesai sholat maghrib terlihatlah papan skor dengan keunggulan Darul Abidin dengan 2-0 terpampang. Selanjutnya pertandingan kembali berjalan sengit ketika Edo tanpa sengaja mengangkat kaki terlalu tinggi sehingga dihadiahi kartu kuning. Selanjutnya Angga merubah kedudukan lewat aksi cantiknya menyisir pertahanan kanan lawan dengan tendangan kerasnya yang berhasil merubah keadaan menjadi 3-0. Darul Abidin semakin diatas angin, dengan menurunkan Fakru menggantikan Rafi yang terlihat kelelahan, selanjutnya aksi cantik Daus melewati lawan terhadang dengan tekel dihadiahi tendangan bebas oleh wasit. Dengan kecerdikannya Daus mampu menyarangkan bola kedalam gawang melewati kaki sang penjaga gawang lawan, merubah kedudukan menjadi 4-0 untuk menutup malam dengan hasil sempurna.

Teriakan, euphoria, kegembiraan, hingga tangis haru bahagiapun terpancar dari wajah mungil Rafi, Angga, Fikri, Daus, dkk.  Penonton, panitia, official, pelatih, manager dan tak terkecuali orang tua Rafi yang sejak awal menunjukkan komitmennya dengan menyiapkan transportasi, dan tak jarang akomodasi, serta bersedia menjadi supir bagi mereka. Terima kasih tuk semuanya….

Terima kasih anak-anakku, kalian telah berusaha, berjuang dengan keras, kalianlah kebanggaan, ingat ini belum apa-apa, baru sebagian kecil dari cita-cita kita. Jangan besar kepala, teruslah berlatih dan belajar, Jangan lupa pula dengan ilmu pendidikan dan ilmu agama kalian. Terima kasih juga untuk P. Heri (Bizoy), Deni, Ozak, Rudi, sebagai tim pelatih dan official. Terima kasih tuk semuanya… Wassalam dan Allah bersama kalian… Amin.

Saturday, February 12, 2011

Juara II Futsal JSIT Nasional

SDIT Darul Abidin Depok
Alhamdulillah, syukur dan puji-pujian hanya untuk Rabb semesta alam, walaupun belum sesuai target dan harapan. Paling tidak, perjuangan dan kegigihan tim Darbi Power Futsal berhasil memberikan kami (Official dan staff pelatih, juga orang tua) kebanggaan yang sangat atas semangat, kerja keras, dan pantang putus asa untuk memberikan permainan terbaik mereka.

Skor 2-0 yang akhirnya membuyarkan harapan juara tersebut semoga menjadi batu loncatan untuk hari depan yang lebih baik. Permainan futsal yang sejatinya adalah permainan fisik, tapi pada setiap pertandingan dan kejuaraan yang diikuti menjadi bukti juga bahwa mental yang kuat juga dapat menjadi acuan berhasil tidaknya sebuah tim. Begitu juga dengan Darbi Power Futsal, yang dahulu boleh dibilang merupakan tim yang selalu kalah, dan tak pernah memenangkan juara pada turnamen-turnamen yang diikuti.

Tapi, kini seiring berjalannya waktu Darbi Power Futsal berhasil membuktikan diri bahwa dengan kerja keras, rajin berlatih, dan disiplin serta kesungguhan yang kuat, hasil latihan dan arahan pelatih, manager, dan orang tua yang selalu mendukung, juga takdir dan rahmat Allah tentunya. Kini Darbi Power Futsal kembali berbenah untuk menyiapkan regenerasi yang sangat penting untuk keberlangsungan sebuah tim. 

Kembali ke Turnamen 
Tim Darbi Power Futsal hendak mengikuti turnamen futsal di Limus IBM JAYA pada kejuaraan Festival Futsal Depok. Diawali dengan rekomendasi dari sekolah dan yayasan, yang menginginkan tim DPF untuk ikut serta pada kejuaraan futsal JSIT Nasional yang diadakan di Jl. Raya Bambu Apus Kav. Kowilhan tepat di belakang (TMII).

Technical meeting yang dilaksanakan pada hari Jum'at 4 Februari 2011, jam 3 sore menjadi awal perjuangan tim, dengan peserta 25 tim dan waktu 2x10 menit dan sistem gugur turnamen hendak dimainkan. Setelah itu tim kembali bersiap menatap laga sungguhan. Sabtu, 5 Februari 2011 tepat pukul 06.20 WIB tim Darbi Power Futsal berangkat dengan mobil Haekal yang mengangkut beberapa pemain yakni, Haekal,  Faiz, Raka, Rizky, Fikri, Ari, Hafizh, Arif, Fari, selanjutnya Angga dan Rafi menyusul dari Halim Perdana Kusuma untuk mengikuti turnamen antar SSB Se-Jabodetabek.

Pertandingan pertama Darbi Power Futsal berhasil mengalahkan SDIT  dari Lampung dengan skor 1-0 berkat gol cantik Rafi dari umpan manis Angga. Selanjutnya pada pertandingan kedua SDIT Darul Abidin melawan SDIT Thariq Bin Ziyad dari Bekasi dan berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 4-3. Lewat sepakan kaki Ari dengan 2 gol, dan Angga juga dengan 2 gol.

Pada pertandingan semifinal, SDIT Darul Abidin berjumpa dengan sesama wakil kota Depok yakni SDIT Nurul Fikri, yang berkesudahan dengan drama adu penalti setelah pada dua babak bermain dengan hasil imbang 2-2 lewat gol Nandi dan Ari. 

Drama Adu Penalti
SDIT Nurul Fikri menjadi penendang pertama dengan dijaga oleh Fikri sebagai penjaga gawang Darul Abidin. Skor 1-0 saat penendang pertama NF mengecoh Fikri, saatnya membalas. Darul Abidin menurunkan Rafi sebagai penendang pertama dan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Selanjutnya Angga hingga skor 2-2, dan pada penendang ketiga Fikri berhasil memblok tendangan penalti lawan, maka Ari sebagai penendang ketiga tak berhasil melawan ketegangan dan gagal menyarangkan bola ke gawang NF. skor tetap 2-2. Arif kini ditunjuk oleh pelatih menjadi penendang keempat dan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 3-3. Selanjutnya penendang kelima Hafizh diblok oleh kiper NF. Dan penendang kelima  dan keenam NF juga berhasil digagalkan oleh Fikri (GK Darbi). Selanjutnya Fikri ditunjuk kembali oleh tim pelatih untuk menjadi penendang terakhir Darbi. Dan akhirnya Fikri berhasil menyarangkan bola ke sudut gawang dan Darbi Power Futsalpun berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 4-3. 

Partai Final
Darbi Power Futsal menurunkan tim lapis kedua untuk mengistirahatkan tim pertama yang terlihat kelelahan, dan apalagi dengan Angga dan Rafi yang pada hari kemarin bermain non stop hingga 5 kali bertanding. Tim pertama Darbi menurunkan Ari, Faiz, Fari, Arif, dan Rizky untuk menggempur pertahanan dari SDIT YAPID Bekasi. Namun kesigapan kiper lawan membuat pertandingan berlangsung seru dan menarik hingga saat babak pertama akan berakhir Darbi dengan sang kiper Faiz takluk oleh gol pemain YAPID memanfaatkan kelengahan dan keletihan DPF. 

Pada babak kedua, DPF berusaha mengejar ketinggalan dengan memasukkan Angga dan Hafizh untuk kembali menekan lawan. Namun serangan bertubi-tubi yang dilancarkan tak juga membuahkan hasil membuat para pemain DPF frustasi dan kembali menurunkan Rafi yang terlihat mulai kembali fit setelah menjalani laga berat di Halim Perdana Kusuma dalam kejuaraan SSB se Jabodetabek. Namun, ini juga belum berhasil membuahkan hasil hingga kelengahan terjadi dan skor berubah 2-0 untuk tim lawan.

Semoga hasil dan perjuangan 100% SDIT Darul Abidin mendapatkan banyak hikmah dan manfaat untuk kemajuan futsal selanjutnya. Usaha keras dan pantang menyerah membuat semuanya bangga atas setiap perjuangan kalian. Semoga pada turnamen selanjutnya di Pondok Indah kalian menjadi yang terbaik. Kita mampu berusaha dan bekerja tapi Allah lah pemberi keputusan yang Maha Adil. Juara II tingkat JSIT Nasional sejatinya menjadi kebanggaan. Bukan hanya untuk tim Darbi Power Futsal, tapi juga untuk pribadi,  orang tua, pelatih, manager,  sekolah, dan Yayasan Darul Abidin.

Terima kasih tuk semuanya, kalian adalah ummat terbaik....

Monday, October 04, 2010

Selamat Hari Guru Sedunia

Besok, 5 Oktober adalah tanggal dimana hari GURU sedunia ditetapkan, Dalam kaitannya dengan peringatan Hari Guru ini saya teringat dengan tulisan Steve Brunkhorst yang berjudul The Teachers I Will Always Remember (http://www.goal-setting-guide.com/articles/inspirational/InspiringValuesofTeachers.html) yang saya sadur berikut ini. Kita semua ingat guru yang spesial—orang yang tidak hanya mengajarkan kita, tetapi juga mengilhami dan mengubah hidup kita. William Arthur Ward pernah berujar “Guru yang biasa-biasa saja memberitahu. Guru yang baik menjelaskan. Guru yang unggul mendemonstrasikan. Guru yang istimewa mengilhami.” Berikut adalah lima hal penting yang dilakukan para guru yang tidak terlupakan.
• Pertama, mereka mengajarkan arti penting belajar dan pengetahuan. Guru seperti ini sangat antusias mengenai pelajaran yang mereka ampu. Namun, mereka tidak sekadar memberikan pengetahuan. Mereka menunjukkan bagaimana belajar dapat meningkatkan kreativitas, menggugah minat, dan menguak bakat. Mereka menanamkan rasa ingin tahu dalam diri peserta didik dan mematri keinginan yang tak pernah pupus untuk terus belajar.
• Kedua, mereka mengajarkan nilai-nilai kehormatan. Mereka memperlakukan orang lain dengan sikap hormat yang tulus. Mereka menjelaskan betapa kata-kata yang baik, dan adakalanya diam, dapat mencegah timbulnya pertikaian yang menyakitkan dan dapat mengubah musuh menjadi teman. Mereka mengajarkan pentingnya sikap hormat bagi masyarakat dan juga bagi individu.
• Ketiga, mereka mengajarkan pentingnya integritas. Mereka menunjukkan empati terhadap mereka yang sedang sakit atau mengalami musibah. Mereka akan berusaha keras untuk dapat memberikan bantuan. Etika mereka mengilhami para murid untuk berani menghadapi tantangan kehidupan dan melakukannya dengan penuh kejujuran, kehormatan, dan harkat diri.
• Keempat, mereka mengajarkan tanggung jawab. Mereka mengajarkan bahwa setiap tindakan mengandung konsekuensi dan orang yang melakukannya bertanggung jawab atas pilihan tindakannya. Mereka menekankan untuk tidak gampang menyalahkan orang lain. Mereka mengajarkan bahwa setiap murid akhirnya bertanggung jawab atas pembelajarannya sendiri dan dampaknya bagi kehidupan mereka di kemudian hari.
• Kelima, mereka mengajarkan pentingnya keteguhan hati dan kesabaran. Mereka mengajarkan bahwa pendidikan berlangsung sepanjang hayat. Mereka bercerita tentang masa-masa sulit yang mereka hadapi dan betapa Tuhan telah mengubah kesulitan itu menjadi berkah. Mereka mengajarkan murid mereka untuk tidak gampang menyerah. Mereka mengajarkan bahwa keyakinan adalah jaminan untuk hal-hal yang belum terwujud.

Tidak semua guru yang mengilhami ini mengajar dalam kelas formal. Boleh jadi pendidikan formal mereka pun belum memadai dan mungkin juga belum memperoleh sertifikat sebagai pendidik. Sebagian dari mereka boleh jadi masih mengajar dalam usia yang tidak muda lagi, tetapi pendidikan yang mereka berikan tidak ternilai harganya. Saya percaya bahwa hadiah paling berharga yang dapat kita berikan kepada anak-anak kita adalah nilai-nilai yang sama seperti yang dilakoni oleh para guru yang tak terlupakan itu. Nantinya, kitapun boleh berbesar hati dengan harapan bahwa anak-anak kita juga akan menjadi guru yang tak terlupakan, sekalipun mereka tidak berprofesi sebagai guru, dengan berbagi nilai-nilai yang mengilhami kebahagiaan dan keyakinan bagi generasi masa depan.

Saya ingin menutup catatan saya hari ini dengan lirik hymne guru yang berjudul Pahlawan Pembangun Insan Cendekia (judul semula Pahlawan Tanpa Tanda Jasa diciptakan oleh Sartono), yang dinyanyikan dengan sangat menyentuh hati.

"Terpujilah wahai engkau ibu bapak guru
Namamu akan selalu hidup dalam sanubariku
Semua baktimu akan kuukir di dalam hatiku
S’bagai prasasti trima kasihku tuk pengabdianmu

Engkau sebagai pelita dalam kegelapan
Engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan
Engkau patriot pahlawan pembangun insan cendekia"

Selamat Hari Guru Sedunia, kepada Seluruh Guru di Seisi dunia, juga kepada Bapak/Ibu Guru SIT Darul Abidin khususnya, semoga tambah berkah dan dalam petunjuk-Nya, hingga bukan hanya menjadi teladan tapi juga menjadi pencerah dan pendidik penghasil generasi terbaik. Amin.
Oleh Agus Dharma, SH, Ph.d
(Agus D’Willy, Mansur)

Manajemen Pelatihan

Mau Baca Buku Manajemen Pelatihan, silakan klik link dibawah ini....
BACA BUKU

Wednesday, September 01, 2010

BAKSOS 1431 H DARUL ABIDIN

SDIT Darul Abidin - Depok
Sabtu pagi yang cerah, Bapak/ibu guru, karyawan, dan orang tua murid SIT Darul Abidin melaksanakan hajatan besar, yakni Bakti Sosial SIT Darul Abidin dalam rangkaian kegiatan sosial SIT Darul Abidin dalam menyemarakkan bulan suci Ramadhan. Pada Ramadhan kali ini mereka seperti tahun- tahun sebelumnya melaksanakan berbagai acara kepedulian seperti Bazaar Barang Bekas Berkualitas, Pengobatan gratis berkerjasama dengan BSMI (Bulan Sabit Merah Indonesia), Sembako Murah dengan menukarkan uang Rp. 5.000,- dengan perpaket berisi Beras 2 Lt, Minyak 1 Lt, Mie Instan 5 Buah, dan Gula 1 Kg. Jumlah seluruh sembako yang diberikan kepada yang membutuhkan sebanyak 800 paket sembako.

Kegiatan yang dimulai pada pukul 08.00 WIB untuk pengobatan gratis, dan pukul 09.00 WIB untuk Bazaar, serta pukul 10.00 WIB untuk pemberian sembako dan keseluruhan kegiatan tersebut berakhir pada pukul 12.00 WIB. 

Terima kasih kami ucapkan kepada seluruh bapak/ibu guru, karyawan, siswa-siswi, serta seluruh orang tua wali murid, baik yang tergabung dalam komite sekolah maupun dalam koordinator kelas yang telah banyak berjasa memberikan sumbangsihnya baik materi,  tenaga dan pikiran untuk suksesnya acara Baksos SIT Darul Abidin. Semoga Allah memberikan kebaikan yang banyak di dunia dan akhirat Amiin.

Berikut beberapa jepretan kamera dalam kegiatan  BAKSOS 1431 H:


Monday, August 16, 2010

Kegiatan Ramadhan 1431 H

SDIT Darul Abidin- Depok
Senin ini, hari pertama siswa-siswi SDIT Darul Abidin melaksanakan kegiatan belajar mengajar di bulan Ramadhan 1431 H. Ceria, semangat, lemah, dan layu menghiasi wajah-wajah polos mereka, kembali bergulat dengan teman-teman seperjuangan membuat mereka senang dan gembira ketika bertemu kembali.

Kegiatan pertama yang dilakukan Ramadhan kali ini adalah Dhuha berjama'ah, kultum dan membaca almatsurat berjama'ah. setelah itu, mereka kembali ke kelas mereka masing-masing dan belajar bersama bapak/ibu guru, istirahat, kembali belajar selanjutnya sholat dzuhur berjama'ah, kemudian pulang pada pukul 13.00 WIB.

Kultum Ramadhan 1431 H
Dalam kultum hari pertama, Pak. Mas'ud mengingatkan kembali anak-anak untuk menjaga puasa mereka agar puasanya dapat diterima oleh Allah SWT, dengan menghindari berkata bohong, ghibah (gosip),  namimah (adu domba), memandang dengan syahwat, dan menghindari sumpah palsu. Karena lima kegiatan di atas tersebut dapat mengurangi bahkan menghapus pahala puasa kita. 

Pak. Mas'ud juga mengingatkan untuk senantiasa berbuat kebaikan, yakni membaca Al-Qur'an, Infak atau Shodaqoh, dan Dzikir atau do'a. Karena salah satu do'a yang tak ditolak oleh Allah SWT adalah do'anya orang-orang yang berpuasa sampai ia berbuka.

Gelorakan semangatmu..........


Monday, August 09, 2010

Pawai Tarhib Ramadhan SDIT Darul Abidin

Depok, 09 Agustus 2010.

Senin pagi ini, siswa-siswi SDIT Darul Abidin mengenakan seragam aneka rupa dengan balutan kain sarung dan jilbab panjangnya, dengan pakaian batik dan selendang kain, dengan kopyah haji maupun kerudung indah, dengan pernak-pernik pawai ramadhan.

Semangat dan keceriaan mereka menyambut Ramadhan 1431 Hijriyah kali ini, menggugah kita yang dewasa untuk terus lebih baik lagi dalam memaknai ibadah Ramadhan. Bapak/ibu guru dengan peralatan marawis, drumbband, dan kicir-kicir mengkoordinir siswa-siswi dalam menjelajahi jalan yang tampak becek, sehabis diguyur hujan besar semalam. 

Namun, semangat mereka tak menyurutkan langkah kaki mereka untuk mengajak sesama menunaikan ibadah Ramadhan dua hari lagi. Uang ditebar sebagai sedekah mereka untuk menyemarakkan Ramadhan sesekali permen-permen dibagikan untuk memeriahkan perjalanan.

Sesekali menghela nafas, sesekali mengelap keringat, sesekali meneriakkan takbir dan puasa Ramadhan. Air minum yang tergantung dileher seakan menjadi doping penguat perjalanan. Seakan teringat Rasulullah yang bersabda “Barangsiapa yang bergembira datangnya bulan Ramadhan, diharamkan Allah jasadnya menyentuh api neraka”. (An-Nasa’i)."

Ya Allah jadikan kami-kami ini hamba-hamba-Mu yang berbahagia dengan datangnya bulan suci Ramadhan, dan jadikan kami dapat lulus menghadapi Ramadhan dengan meraih ampunan dan surga-Mu. Amiin.mr

Kepada Bapak/Ibu guru, siswa-siswi, orang tua, staff dan karyawan, pengunjung lensadarbi dan pimpinan SDIT Darul Abidin kami ucapkan :
Selamat menunaikan Ibadah Ramadhan. 
Mohon maaf lahir dan batin. 
Semoga amal ibadah Ramadhan kita diterima oleh Allah SWT. Amiin
a

Friday, July 30, 2010

Dian Pinru Pramuka SDIT Darul Abidin


SDIT Darul Abidin- Depok

Salam Pramuka!!!
Siswa - siswi penggalang SDIT Darul Abidin hari ini, Jumat hingga sabtu esok melaksanakan kegiatan Gladian Pimpinan Regu Pramuka SIT SDIT Darul Abidin. Acara yang diikuti oleh ketua dan wakil pimpinan regu ini diikuti oleh siswa- siswi pilihan SDIT Darul Abidin.

Acara yang dimaksudkan untuk memberikan keterampilan dan kedisiplinan khusus untuk para pimpinan regu ini juga diikuti oleh para pembina pramuka dari guru-guru SDIT Darul Abidin, terutama oleh Pak. Arif dan Pak. Mas'ud yang telah mengikuti kegiatan KMD (Keterampilan Mahir Dasar) untuk para pembina pramuka di Lemdiknas Cibubur. 

Gladian Pimpinan Regu (Dianpinru), adalah pertemuan Pramuka Penggalang bagi Pemimpin Regu Utama (Pratama), Pemimpin Regu (Pinru) dan Wakil Pemimpin Regu (Wapinru) Penggalang, yang bertujuan memberikan pengetahuan dan pengalaman di bidang manajerial dan kepemimpinan. Dianpinru diselenggarakan oleh gugusdepan, dalam hal ini SDIT Darul Abidin melaksanakan Dian Pinru ini untuk membentuk karakter yang baik terhadap anak- anak sebagai teladan kepada anggota mereka masing-masing.

Salam Pramuka!!!

Suasana belajar di kelas

SDIT Darul Abidin - Depok
Hari ini, Jum'at pagi, siswa siswa-siswi SDIT Darul Abidin melaksanakan pembelajaran dikelas mereka masing- masing. Dengan semangat dan keseriusan mereka mendengarkan dan melihat guru mereka menulis dan mempraktekkan yang telah bapak/ibu guru mereka berikan.

Tepat pukul 11.00 WIB, penulis datang hendak melihat dan mengamati siswa-siswi SDIT Darul Abidin. Namun, tak kuasa rasanya untuk sekedar melihat tanpa mengabadikannya dalam bidikan kamera.
Berikut beberapa jepretan ketika mereka sedang belajar dikelas :