Tuesday, December 16, 2008

Siswa SMA Depok Ciptakan Virtual Doctor


SDIT Darul Abidin -DEPOK

Karier seorang Dokter di masa depan sepertinya akan sedikit terancam. Pasalnya, sebuah perangkat lunak yang disebut Virtual Doctor diyakini dapat menggantikan peran seorang dokter.

Program tersebut dapat menentukan jenis penyakit maupun memberikan resep obat hanya hitungan menit.


Namun siapa yang tahu, bahwa penemu Virtual Docter merupakan anak SMA. Ya, dia adalah M Ironnanda Kurnia Jabbar dan Dirgantara Reksa Ginanjar. Mereka merupakan siswa SMA Pribadi Indonesia-Turki, Jawa Barat.Ciptaan tersebut dibuktikan pada ajang International Science and Technology Exhibition, pada 28 Oktober sampai 1 November 2008, di Puerto Allegro, Brasil. Tidak tanggung-tanggung, kedua remaja ini langsung menyabet emas dalam ajang tersebut. Alhasil, beasiswa hingga jenjang S3 sudah diraih kedua siswa ini.


Dalam wawancara kepada okezone beberapa waktu lalu, Desta, panggilan dan Dirgantara Reksa Ginanjar, mengaku program ini dibuat karena kebutuhan masyarakat kurang mampu untuk berobat. Namun karena biaya yang mahal, mereka enggan untuk datang ke dokter.Berawal dari hobi mengutak-atik komputer, Desta dibantu Iron, panggilan M Ironnanda Kurnia Jabbar, serta guru pembimbing pada Mei 2008 membuat eksperimen, dan terciptalah virtual dokter.


Dia menjelaskan, cara kerja program ini dengan cara memasukan data kondisi badan saat mengalami suatu gejala sakit."Kita mendesain suatu program yang bisa mendeteksi penyakit dalam tubuh. Cara kerjanya dengan mendeteksi gejala-gejala dalam tubuh kita," tuturnya.Dalam proses penyimpulan penyakit, program ini akan melengkapi dengan peta atau lokasi rumah sakit yang bisa dituju, serta obat yang kita makan untuk menyembuhkan penyakit itu.


Sayangnya, program ini masih sebatas penyakit ringan. Seperti demam berdarah, influenza, typhus, diare dan rabies. Sang penemu mengaku, hasil temuan ini perlu disempurnakan."Buat kita masih kurang, belum puas sehingga perlu disempurnakan," tegasnya.sori kalo repostmantep banget neh jadi bisa2 kita ga usah ke dokter deh

sumber: okezone

Selamat Berlibur Anak Indonesia....


SDIT Darul Abidin - Depok
Bapak/ibu guru dan seluruh staf SDIT Darul Abidin mengucapkan selamat berlibur kepada siswa dan siswi SDIT Darul Abidin, tetap semangat dan jangan lupakan pelajaran kalian.

"Hallo adik-adik…Kerja keras belajar kalian selama setahun terakhir telah menunjukkan hasil. Yang rajin belajar pasti dapat nilai bagus! Selamat dari Bapak/ibu guru ya…
Dan mungkin ada juga yang tidak dapat nilai bagus di kelas, itu artinya harus belajar lebih keras lagi ya…Setelah bagi raport pasti akan ada libur panjang khan?
Kemana kalian akan menghabiskan liburan kali ini? Ke Bali, Ke Bandung, Ke Jakarta, ke Solo, ke Jogya, ke Semarang, ke Surabaya, ke Ujung Pandang. Ke lombok, ke Pontianak, ke Balikpapan, ke Samarinda, ke Aceh, ke Padang, ke Medan, ke Palembang, ke Bangka, ke Lampung, ke Manado, ke Ujung pandang, ke Papua, atau malah ke luar negeri? Atau hanya liburan di kota sendiri? Kemana pun liburannya, Bapak/ibu guru yakin kalian pasti akan menikmatinya.
Tapi jangan sampai lupa akan perkembangan sekolah kalian yah.... coba kunjungi alamat blog sekolah tercinta ini di alamat : http://lensadarbi.blogspot.com dan ini dia nih kami beritahu situs - situs favorit untuk kalian belajar di rumah:
dan masih banyak lagi situs lainnya. Selamat berlibur dan sehat selalu

Program Prioritas Depdiknas 2008-2009

1). Penuntasan Wajar Dikdas 9 Tahun


* Melanjutkan BOS dan BOS Buku bagi SD dan SMP

* Beasiswa bagi siswa miskin SD/MI dan SMP

* Rehabilitasi gedung SD/MI dan SMP

* Pembangunan USB dan RKB SMP

* Pembangunan perpustakaan dan laboratorium SD dan SMP


* Peningkatan mutu pembelajaran SD dan SMP

* UN SD dan SMP

* Peningkatan ketersediaan dan kesejahteraan Guru SD dan SMP

* Peningkatan kualifikasi, kompetensi, dan sertifikasi guru SD dan SMP

* Pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus

* Optimalisasi pemanfaatan Jardiknas

* Sosialisasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) SD dan SMP

* Akreditasi SD dan SMP


2). Peningkatan Aksesibilitas, Mutu, Daya Saing, dan Relevansi Pendidikan Menengah
* Beasiswa untuk siswa miskin SMA/SMK* Rehabilitasi sekolah (SMA/SMK/MA)

* Pembangunan USB dan RKB terutama di pedesaan

* Beasiswa prestasi siswa SMA/SMK

* Pembangunan perpustakaan, laboratorium, workshop, dan pusat sumber belajar berbasis TIK di SMA/SMK

* Penerapan e-pembelajaran di SMA/SMK

* UN SMA/SMK

* Peningkatan ketersediaan dan kesejahteraan Guru SMA/SMK

* Peningkatan kualifikasi, kompetensi, dan sertifikasi guru SMA/SMK

* Pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus

* Sosialisasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) SMA/SMK

* Akreditasi SMA/SMK

3). Peningkatan Aksesibilitas, Mutu, Daya Saing, dan Relevansi Pendidikan Tinggi
* Pengadaan gedung dan peralatan laboratorium

* Pendirian Politeknik baru dan peningkatan kapasitas Politeknik yang sudah ada

* Penguatan IPTEK PT melalui hibah kompetisi

* Beasiswa untuk mahasiswa miskin

* Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

* Penerapan e-pembelajaran* Peningkatan kualifikasi, kompetensi, dan sertifikasi dosen

* Akreditasi


4). Peningkatan Pendidikan Luar Sekolah
* Penyelenggaraan PAUD rintisan

* Penyelenggaraan pendidikan keaksaraan fungsional

* Penyelenggaraan pendidikan kesetaraan (Paket A, B dan C)

* Penyelenggaraan kursus kecakapan hidup dan magang

Thursday, December 11, 2008

SDIT Darul Abidin - Depok

Sekolah Dasar Islam Terpadu Darul Abidin Depok, tepatnya hari selasa lalu melaksanakan kurban bersama SDIT Darul Abidin, dengan menyembelih 2 ekor sapi dan 21 ekor kambing, untuk dibagikan kepada masyarakat sekitar SDIT Darul Abidin, yakni masyarakat Beji Timur dan juga Beji Lama (Rawa Maya).

Lokasi penyembelihan hewan dilakukan dihalaman gedung SMPIT yang masih dalam tahap pengerjaan, gambar disamping memperlihatkan para bapak guru sedang menguliti hasil sembelihan kurban dari bapak/ibu orang tua wali murid SDIT Darul Abidin.

SDIT Darul Abidin tahun ini menyebarkan 400 buah kupon yang diperuntukkan untuk pengambilan daging kurban yang diadakan di depan ruang muzdalifah (belakang SDIT Darul Abidin). Alhamdulilah acara dapat berjalan dengan lancar dan tertib, walaupun disaat bersamaan siswa- siswi sedang melaksanakan ujian semester di kelas.
Dengan semangat ibadah kurban, bapak/ibu guru dan karyawan SDIT Darul Abidin menyembelih dan membersihkan hewan kurban dengan sangat baik dan rapi.

Tuesday, December 09, 2008

SDIT Darul Abidin Berkurban


SDIT Darul Abidin - Depok,

Hari selasa ini, siswa- siswi dan bapak/ibu guru, juga orang tua murid SDIT Darul Abidin mengadakan acara berkurban bersama SDIT Darul Abidin. Yang bertempat di halaman belakang, dimulai pukul 08.00 WIB acara dimulai dengan pembukaan, sambutan dan do'a selanjutnya diadakan penyembelihan hewan kurban sapi/ kerbau dan puluhan ekor kambing.


Acara berkurban bersama SDIT Darul Abidin setiap tahun diadakan dengan jumlah pekurban terus bertambah hingga tahun ke tahun. Acara ini juga terselenggara atas kerjasama dengan yayasan, DKM Masjid, tkit dan komite sekolah SDIT Darul Abidin.


Semoga dengan berkurban ini semangat kepedulian akan selalu meningkat dan menumbuhkan kasih sayang dan persaudaraan antara SDIT Darul Abidin dan masyarakat sekitar. Dengan harapan juga semoga ibadah kurban kita semua diterima oleh Allah SWT, dan meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita sebagai hamba.


Teriring do'a kepada saudara- saudara kita yang sedang melaksanakan ibadah haji semoga menjadi haji yang mabrur dan sekembalinya mereka ke tanah air dapat selamat dan semakin baik membawa perubahan kebaikan bagi masyarakat dan bangsa Indonesia. Amiin.


Kami dari SDIT Darul Abidin, mulai dari siswa-siswi, bapak/ibu guru, staf dan karyawan juga orang tua siswa SDIT Darul Abidin mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1429 H. Semoga pahala dan ibadah kita dibulan ini mendapatkan ridho dan rahmat Allah SWT. Amiin.


Wassalam. mr

Saturday, December 06, 2008

Proteksi Situs Nakal

Lensa darbi - Depok.

Mungkin Anda (para Orang Tua) semakin resah dengan keberadaan situs yang mengandung kontent pornografi, seperti sexual activity, porno tube, yuo tube porno, free porno, free porn websites, child pornography, free pornography, amateur pornography, violent pornography, sexual films, sexual seduction., dll. Tampaknya situs-situs ini semakin berkembang.

Belum lagi adanya situs Social Networking yang memudahkan anak untuk saling berinteraksi secara bebas, kemudian yang terbaru web site penyedia chatting plus web cam. Web site atau situs yang yang ditawarkan gratis ini semakin mengancam anak-anak kita.

Keprihatinan terhadap keberadaan situs porno sebenarnya sudah lama disampaikan antara lain oleh Presiden George W. Bush, Surya Online, Info Jatim, Antara News, Computer Technology. Bahkan di Negara Cina pun pelaragan situs pornografi sudah mulai di laksanakan. Negara Cina sampai mempekerjakan polisi virtual yang akan mengecek halaman-halaman web secara rutin dan otomatis, seperti yang tulis Kompas Cyber Media Community

Ada kabar gembira untuk Anda para Ibu dan Bapak yang ingin melindungi anaknya dari situs-situs porno dan Social networking tersebut. Untuk memproteksi komputer rumah dari situs porno dan social networking Anda bisa menginstal K9 Web Protection yang bisa Anda kunjungi di situs ini. Software Freedownload alias gratis ini sudah teruji kehebatanya. Berikut ini langkah-langkah mendowload Software gratis K9 Web Protection:

1.Kunjungi situs K9 Web Protection

2.Mengisi formulir yang disediakan untuk mendapatkan nomer lisensi download

3. Buka email yang Anda pakai untuk registrasi. Dari email ini Anda akan diberi nomer lisensi dan diarahkan ke download.

4. K9 Web Protection siap anda Download.

5. Segere Instal dikomputer Anda, disini Anda akan diminta seting password.

6. Setelah diinstal, aktifkan K9 Web Protection melalui komputer Anda, klik setup dan kemudian masukkan password Anda.

7. Klik setup pilih default. Untuk lebih bagus lagi masukkan situs-situs yang Anda ingin proteksi secara manual dengan cara, klik menu web site Exception.

Sekarang komputer Anda sudah terproteksi dari situs-situs pornografi dan Social networking. Oya untuk satu komputer hanya berlaku 1 lisensi, jadi kalau ingin mendownload lagi silakan registrasi dengan nama dan alamat email yang berbeda.
Selamat mencoba semoga bermanfaat

artikel asli dari haryantoblog

Wednesday, December 03, 2008

Cinta yang Tak Rumit dari Faiz

Lensadarbi- Depok

Apa yang menyebabkan kita menyapa atau tidak menyapa, saat bertemu seseorang? Kebanyakan kita menyapa karena kita mengenal atau minimal mengetahui seseorang itu. Bisa juga karena kita menyukai atau menghormati orang tersebut, karena memang kebiasaan, atau punya keperluan. Mungkin juga sekadar basa basi. Apa pun itu, saya belajar banyak soal ini dari seorang anak kecil yang berbeda umur 26 tahun dari saya. Setiap hari saat berjalan kaki menuju sekolahnya yang tak begitu jauh dari rumah, Faiz akan melewati deretan panjang rumah yang ada di sekitar kami. Empat tahun yang lalu, ketika Faiz masih TK, saya takjub menyaksikan bagaimana cara ia menyapa! Semua tetangga yang kebetulan dilewati atau ditemuinya di jalan, tak akan luput dari teguran ramah disertai senyum lebar Faiz.

"Selamat pagi, Pak, selamat pagi, Bu…."
"Assalaamu'alaikum…."
"Mari Oma, mari Opa…"
"Dari mana, Tante?"
"Wah hari ini Kakak berseri sekali!"
"Mau kuliah, Bang?"
"Eh, ketemu adik cakep. Mau kemana pagi-pagi sudah rapi?"

Dan seterusnya….

Saat ia duduk di kelas II SD , saya pernah bertanya pada Faiz,

"Mas Faiz,apa kamu tak lelah menyapa begitu banyak orang setiap pagi?" Faiz tertawa.

"Tidaklah, Bunda. Aku senang karena senyum dan sapaku mungkin bukan mengawali pagiku saja. Tapi mengawali pagi orang lain. Lagipula senyum itu kan sedekah, Bunda."

Saya nyengir. Pernyataan yang unik dari anak yang waktu itu belum berumur delapan tahun.

"Subhanallah. Kalau dihitung dengan uang, sedekahmu mungkin sudah milyaran," ujar saya sambil mencium pipi Faiz yang memerah.

Setiap kali hadir pada arisan yang diadakan ibu-ibu sekitar rumah, mereka kerap membicarakan Faiz.

"Waduh, Faiz itu ramah sekali ya, Bu. Kalau bertemu saya selalu menegur lebih dulu, senyumnya manis sekali."

"Kok bisa seperti itu sih, Bu? Bagaimana mendidiknya?"

Saya tersenyum. Bagaimana mengatakannya? Sesungguhnya saya tak pernah mendidik Faiz secara khusus untuk menyapa dan tersenyum. Sayalah yang banyak belajar dari Faiz!

Terbayang lagi berbagai peristiwa yang terjadi sejak Faiz mulai duduk di bangku SD. Ketika ia ada di teras rumah, semua pengemis yang lewat selalu dipanggilnya, diajak makan dan minum.

"Hari ini di rumah masak sop dan perkedel."

Atau "Bapak mau bawa kopi untuk di jalan biar tidak mengantuk? Mau teh manis dingin?" Ia akan berlari ke kamar, mengambil celengan dan mengeluarkan lembaran kertas dari sana untuk diberikan pada mereka.

Belum lagi, semua tukang jualan, tukang sol sepatu, yang lewat pun disuruh mampir. Ada saja yang ditawarkannya.

"Istirahat dulu di sini, Pak. Kan capek. Hari panas sekali. Sini, makan kue dan minum dulu. Atau mau makan nasi?" Selain itu ia pun akan bisik-bisik pada anggota keluarga lainnya untuk membeli sesuatu dari tukang jualan itu, meski kami tak terlalu membutuhkannya.

"Apa salahnya sih menolong orang?" ujarnya.

Maka di rumah mungil yang kami tempati, tak pernah ada hari di mana kami memasak sekadar pas untuk keluarga. Selalu ada tamu-tamu istimewa yang entah siapa. Faiz mengundang mereka secara tak terduga.

"Ikhlas yaaa, Bunda…," katanya sambil tersenyum manis.

Lalu apakah ada lagi yang bisa saya ucapkan, meski dengan terbata? Saya hanya mampu memeluk Faiz kuat-kuat.

Oleh: Helvy Tiana Rosa
dari email kawan :